Wapres: RCEP Bisa Berkontribusi Sebesar US$187 Miliar bagi Kawasan ASEAN
JAKARTA, Investortrust.id - Penguatan integrasi ekonomi kawasan yang saling menguntungkan, salah satunya dengan dengan memperkuat implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dipercaya akan berkontribusi sebesar US$ 187 miliar bagi GDP Kawasan.
Hal ini disampaikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin saat pembukaan China-ASEAN Expo (CAEXPO) Ke-20 dan China-ASEAN Business Investment Summit (CABIS) Ke-20 di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Nanning, China, Minggu (17/09/2023).
Sedikit informasi,Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) adalah perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan sepuluh negara anggota ASEAN (Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam) dan lima negara mitranya (Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru). Pada 15 November 2020, perjanjian RCEP telah disepakati dan ditandatangani oleh seluruh negara anggota ASEAN dan lima negara mitra dalam KTT ASEAN ke-37 tahun 2020 yang digelar secara virtual dengan Vietnam sebagai tuan rumah.
Baca Juga
Wapres Ma’ruf Amin Ajak Pengusaha di Guangxi Kerja Sama di Industri Mamin
“RCEP diyakini akan memberikan kontribusi sebesar 187 miliar dolar Amerika pada GDP Kawasan,” kata Wapres dilansir laman resmi wapres RI.
Selain itu, Wapres menyebutkan bahwa ASEAN dan Tiongkok saat ini juga tengah melakukan negosiasi upgrade ASEAN-China FTA 3.0, dengan fokus pada sektor baru seperti ekonomi digital, ekonomi hijau, dan akses pasar bagi UMKM. Menurutnya hal ini penting, karena di tengah pandemi Covid-19 dan berbagai tantangan global lainnya, kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi ASEAN dan Tiongkok terus tumbuh positif, bahkan ASEAN menjadi mitra dagang terbesar Tiongkok sejak 2020.
“Integrasi ekonomi kawasan ini diharapkan dapat mengatasi hambatan pencapaian potensi nyata perdagangan ASEAN-Tiongkok dan mendorong perdagangan yang seimbang, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pidatonya tersebut, Wapres sejumlah poin penting, terutama agar negara-negara ASEAN dan mitra strategisnya seperti China memperkuat kolaborasi dan integrasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. “Pelaksanaan China-ASEAN Expo (CAEXPO) dapat mendukung upaya ini,” ujarnya.
Baca Juga
Wapres Ajak Pengusaha Fujian Investasi di Batang, Semarang dan Bintan
Berikutnya Wapres menggarisbawahi perlunya mendorong interaksi dan jaringan antara pelaku bisnis ASEAN dan Tiongkok. Dalam upaya ini, Indonesia hadir dalam CAEXPO tahun ini dengan Paviliun Komoditas yang menampilkan produk unggulan seperti makanan, minuman, fesyen, consumer goods, dan lain-lain, serta Paviliun City of Charms yang diwakili oleh Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya mengundang para hadirin untuk mengunjungi kedua Paviliun tersebut,” ajaknya.
Menutup pidatonya, Wapres mengucapkan selamat atas pembukaan CAEXPO dan CABIS yang ke-20 sebagai platform kerja sama yang produktif dan bermanfaat bagi kemitraan antara ASEAN, Indonesia, dan Tiongkok.
Tak lupa, ia pun menyampaikan bahwa Indonesia baru-baru ini telah menyelesaikan tugasnya sebagai tuan rumah KTT ke-43 ASEAN dan beberapa KTT lainnya. Dengan rasa syukur, KTT tersebut berlangsung dengan lancar, menghasilkan kesepakatan yang baik untuk kawasan ini.
“Merupakan kehormatan bagi saya untuk berbicara mewakili Indonesia pada pembukaan China-ASEAN Expo dan China ASEAN Business Summit di Kota Nanning. Presiden Joko Widodo menyampaikan salam bagi Anda semua,” pungkasnya.

