Tunggu Keputusan The Fed, Imbal Hasil Treasury 10-tahun Naik Mendekati 5%
NEW YORK, Investortrust.id -Imbal hasil Obligasi Amerika Serikat (AS) naik pada hari Rabu karena investor menunggu keputusan suku bunga terbaru Federal Reserve. Pasar juga menantikan arahan bank sentral mengenai prospek kebijakan moneter.
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-tahun Naik Lagi Dekati 5%, FFR Diperkirakan Tidak Berubah
Seperti dikutip dari CNBC, Rabu (1/11/2023), imbal hasil Treasury 10-tahun sempat naik menjadi 4,914%, sebelum kemudian menuju 4,903. Imbal hasil Treasury 2 tahun terakhir diperdagangkan pada 5,075% setelah naik kurang dari satu basis poin.
Sebagian besar investor mengharapkan The Fed mempertahankan suku bunga dan menantikan arahan yang dikeluarkan bersamaan dengan keputusan suku bunga dan komentar dari Chairman Federal Reserve Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang prospek kebijakan.
Awal bulan ini, Powell menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk menurunkan inflasi kembali ke target 2%, dengan mengatakan bahwa meskipun ada kemajuan, inflasi masih terlalu tinggi. Indeks harga konsumen terbaru, untuk bulan September, menunjukkan kenaikan 3,7% secara tahunan.
Banyak investor mengharapkan sinyal dari The Fed pada hari Rabu bahwa siklus kenaikan suku bunga yang dimulai pada awal tahun 2022 telah berakhir. Berbagai pejabat Fed telah menyarankan bahwa faktor-faktor seperti imbal hasil Treasury yang lebih tinggi, yang cenderung memperketat kondisi keuangan, sehingga meringankan perekonomian, berarti suku bunga mungkin tidak perlu dinaikkan lebih tinggi lagi.
Pasar juga menunggu petunjuk dari pembuat kebijakan mengenai berapa lama suku bunga akan tetap tinggi.
Juga pada hari Rabu, Departemen Keuangan akan merilis rincian mengenai rencananya untuk lelang utang pemerintah mendatang, termasuk seberapa besar lelang dan durasi utang tersebut. Pada hari Senin, Departemen Keuangan mengatakan akan melelang utang senilai total $776 miliar dalam tiga bulan terakhir tahun ini.
Baca Juga

