RI Jajaki 15 Perundingan Perdagangan Bebas, Dengan Negara Mana Saja?
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah melakukan penjajakan untuk melakukan rencana kerjas ama perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) dengan sejumlah negara baik secara bilateral, regional maupun multilateral.
Berdasarkan data yang diperlihatkan Kemendag pada saat Outlook Perdagangan 2024, ada sejumlah perundingan yang tengah dijajaki dengan 15 negara. Negara-negara tersebut adalah Southem African Customs Union (SACU), Economic Community Of West African States (Ecowas), East African Community (EAC).
Kemudian adapula Djibouti, Aljazair/ Algeria, Gulf Cooperation Council (GCC), Sri Lanka, Ekuador, Fiji, Colombia, Papua Nugini, Ukraina, India, Kenya, serta Tanzania.
Baca Juga
IUAE-CEPA , 94% Pos Tarif Perdagangan RI ke Emirat Arab Dihapus dan Dikurangi
Sementara sebelumnya, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menyebutkan pihaknya juga tengah melakukan penyelesaian perundingan FTA dengan sejumlah negara yang ditargetkan akan selesai 2024 ini.
Perundingan bilateral yang tengah diupayakan penyelesaiannya antara lain adalah dengan Uni Eropa, Turki, Bangladesh, Tunisia, Mauritius, Maroko, Kanada, Mercosur, EAEU, dan Peru.
Sedangkan pada perundingan dalam skema regional, Indonesia akan mengupayakan penyelesaian perundingan Review ASEAN-India FTA (AIFTA), Upgrading ASEAN Trade in Goods Agreeement (ATIGA), dan ASEAN-Canada FTA.
Sekadar catatan, hingga 2023Indonesia telah menjalin perjanjian dagang (PTA/FTA/CEPA) baik secara bilateral ataupun regional dengan ASEAN, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Hong Kong, Australia, Selandia Baru, Pakistan, Chile, EFTA, Mozambik, UAE, D8, OKI, dan Iran.
"Perjanjian dagang merupakan instrumen penting dalam menurunkan hambatan dagang berupa tarif dan nontariff, serta meningkatkan akses pasar dan daya saing produk Indonesia di negara mitra tradisional maupun non-tradisional," ucap Djatmiko kepada Investortrust beberapa waktu lalu.

