Dow Futures Melonjak Hampir 350 Poin Dipicu Sentimen Kesepakatan Damai AS-Iran
NEW YORK, investortrust.id - Kontrak berjangka (futures) saham Amerika Serikat melonjak pada Minggu malam (14/6/2026) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran telah tercapai.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, futures yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average naik 342 poin atau sekitar 0,7%.
Sementara itu, futures S&P 500 menguat 0,9%, sedangkan Nasdaq 100 melonjak 1,4%, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko.
Pasar menilai tercapainya perdamaian di Timur Tengah dapat mengurangi risiko inflasi energi dan memperbaiki prospek pertumbuhan ekonomi global.
Kesepakatan Hormuz
Trump mengatakan bahwa kesepakatan dengan Iran kini telah selesai dan pembukaan kembali Selat Hormuz segera dilakukan.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menambahkan bahwa upacara penandatanganan resmi akan berlangsung di Swiss pada pekan ini.
Pengumuman tersebut memicu aksi beli di pasar saham sekaligus mendorong harga minyak mentah turun hampir 5%.
Baca Juga
Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Merosot Tajam
Sebelumnya, pasar sempat dihantui ketidakpastian setelah terjadi saling serang antara Israel dan kelompok Hezbollah yang didukung Iran di Lebanon.
Insiden tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa kesepakatan damai bisa gagal tercapai pada menit-menit terakhir.
Efek Positif IPO SpaceX
Selain perkembangan geopolitik, sentimen pasar juga didukung keberhasilan IPO SpaceX yang mencetak sejarah pada Jumat lalu.
Perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut ditutup dengan kapitalisasi pasar di atas US$2 triliun setelah sahamnya melonjak lebih dari 19% pada hari pertama perdagangan.
Baca Juga
Debut IPO Terbesar Global, SpaceX Melesat 19% di Hari Pertama Perdagangan
Prinsipal di SuRo Capital, Evan Schlossman, mengatakan keberhasilan IPO SpaceX menjadi sinyal positif bagi sektor teknologi dan inovasi.
"IPO SpaceX yang sukses merupakan indikator positif bagi minat investor terhadap perusahaan teknologi dan inovasi," ujarnya.
Menurut Schlossman, keberhasilan tersebut mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan perkembangan teknologi.
The Fed
Meski sentimen pasar membaik, investor kini mulai mengalihkan perhatian ke agenda ekonomi penting pekan ini.
Pelaku pasar akan mencermati data perumahan dan penjualan ritel AS untuk mengukur kekuatan konsumsi domestik.
Selain itu, perhatian utama tertuju pada rapat kebijakan moneter Federal Reserve.
Berdasarkan indikator CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang lebih dari 98% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini.
Bursa saham AS juga akan menjalani pekan perdagangan yang lebih pendek karena libur nasional Juneteenth yang diperingati pada Jumat.
Dengan meredanya risiko geopolitik dan turunnya harga energi, investor berharap kombinasi stabilitas global dan kebijakan moneter yang tetap akomodatif dapat memperpanjang reli pasar saham hingga paruh kedua tahun ini.
