Trump Ingatkan Iran “Segera Sadar”, Rial Ambruk, Korban Sipil Bertambah
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Teheran di tengah mandeknya negosiasi penghentian perang. Dalam pernyataan melalui media sosial, Trump meminta Iran untuk “segera sadar” (better get smart soon), menandakan frustrasi Washington atas tidak adanya kemajuan berarti dalam pembicaraan dam
Laporan Al Jazeera yang diterbitkan Rabu (29/04/2026), menyebutkan situasi di lapangan semakin memburuk. Serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk petugas penyelamat dan tentara, memperpanjang daftar korban di tengah gencatan senjata yang rapuh sejak pertengahan April. Konflik ini juga menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya mencapai kesepakatan damai yang lebih luas antara Washington dan Teheran.
Tekanan terhadap Iran tidak hanya datang dari sisi militer dan diplomasi, tetapi juga ekonomi. Kantor berita mahasiswa Iran melaporkan nilai tukar rial anjlok ke level terendah sepanjang sejarah, mencapai sekitar 1.810.000 rial per dolar AS. Pelemahan tajam ini mencerminkan tekanan berat akibat perang dan sanksi, sekaligus memperburuk kondisi ekonomi domestik.
Baca Juga
Iran Desak Blokade Diakhiri, Israel Dituding Penjahat Perang
Sejalan dengan itu, para pemimpin Teluk yang bertemu di Arab Saudi mendesak Iran untuk mengambil inisiatif serius dalam membangun kembali kepercayaan kawasan, menyusul serangkaian serangan yang mereka sebut sebagai tindakan “pengkhianatan”. Laporan senada dari CBS News pada tanggal yang sama juga menyoroti kebuntuan diplomasi dan meningkatnya risiko eskalasi, di tengah belum adanya titik temu terkait isu strategis seperti keamanan kawasan dan jalur energi.
Dengan negosiasi yang stagnan, tekanan ekonomi yang meningkat, dan konflik yang terus memakan korban, prospek perdamaian masih tampak jauh dari jangkauan. Situasi ini sekaligus mempertegas bahwa konflik Iran-AS tidak hanya berdampak regional, tetapi juga membawa implikasi besar terhadap stabilitas global, termasuk pasar energi dan ekonomi dunia.

