Negosiasi Damai Iran-AS Kembali Mandek, Harga Minyak Global Melonjak
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Harga minyak dunia melonjak tajam setelah upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali gagal mencapai kemajuan. Ketidakpastian geopolitik kembali mendominasi sentimen pasar energi global.
Baca Juga
Iran Tolak Negosiasi, Trump Batalkan Utusan, Keduanya Pilih Medan Perang
Dikutip dari CNBC, minyak mentah acuan internasional, Brent crude oil, naik sekitar 2% ke level $107,56 per barel pada Minggu (26/4/2026) malam waktu New York. Sementara itu, minyak mentah AS juga menguat 2% ke $96,33 per barel.
Kenaikan ini dipicu oleh pembatalan mendadak rencana putaran kedua perundingan damai. Presiden Donald Trump pada Sabtu membatalkan pengiriman utusan khusus AS, termasuk Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Islamabad, Pakistan.
Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menyebut negosiasi tidak efisien dan menyoroti konflik internal di pihak Iran. Ia bahkan menegaskan bahwa AS memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat dalam situasi ini.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sempat melakukan perjalanan ke Pakistan, namun hanya bertemu dengan pejabat setempat tanpa adanya dialog dengan pihak AS.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana pertemuan antara Teheran dan Washington.
Baca Juga
Minyak Brent Tembus US$ 105 Akibat Blokade Selat Hormuz dan Ketegangan di Timur Tengah
Kondisi ini memperkuat kekhawatiran pasar bahwa ketegangan geopolitik dapat kembali mengganggu pasokan energi global.

