Logo Baru BTN dan Optimisme Mengatasi Backlog Perumahan
JAKARTA, investortrust.id -- PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) baru saja meluncurkan logo baru sebagai bagian dari strategi rebranding. Banyak harapan dan mimpi yang ingin dicapai BTN ke depan, setelah tahun lalu menorehkan performa keuangan mengagumkan. Pertumbuhan solid BTN diyakini para analis bakal berlanjut tahun ini, sehingga saham BBTN amat prospektif.
Peluncuran logo baru BTN dimeriahkan pada puncak acara “BTN Anniversary Festival 2024” di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (03/03/2024). Acara dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Menteri BUMN berharap, HUT ke-74 dan peluncuran logo baru menjadi momentum bagi BTN untuk melakukan percepatan transformasi. “Napas logo baru ini harus benar-benar dimaknai oleh seluruh BTNers untuk menciptakan solusi bagi backlog perumahan kita yang mencapai 12,7 juta," tandas Erick.
Erick Thohir mengapresiasi perjalanan BTN yang luar biasa setelah mencapai usia ke-74. “Pada 2019, awal-awal ketika saya menjadi Menteri BUMN, BTN hanya membukukan laba Rp 200 miliar, sekarang sudah Rp 3,5 triliun. Berarti bank ini jauh lebih sehat,” papar Erick.
Erick Thohir meminta BTN menjadi solusi bagi penyediaan perumahan masa depan anak muda, yang menjadi pemeran penting memasuki Indonesia Emas 2045. Urbanisasi membuat kebutuhan rumah terus meningkat. Saat ini, 52% penduduk Indonesia tinggal di perkotaan dan akan naik menjadi 70% pada 2035.
Karena itu, di mata Erick, pembiayaan 600 ribu rumah per tahun saat ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Soalnya, kebutuhan rumah yang belum terpenuhi (backlog) di Indonesia masih tinggi, sebanyak 12,7 juta.
Baca Juga
Menteri Erick Harap BTN Percepat Transformasi Setelah Perubahan Logo
Menurut Direktur Utama BTN Nixon LP Napitulu, logo baru BTN merupakan bagian dari refleksi transformasi yang telah dilakukan BUMN pembiayaan properti ini dalam lima tahun terakhir, yang meliputi digitalisasi, proses bisnis, budaya korporat, dan sebagainya.
Tulisan BTN yang baru melambangkan optimisme dengan rancangan konstruksi yang berani dan dinamis, sekaligus menggambarkan BTN yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman. Huruf kecil “btn” sebagai identitas utama bermakna agar perseroan dapat lebih rendah hati (humble).
“Itu menggambarkan Bank BTN mudah didekati dan memahami kebutuhan nasabah, mampu berpartisipasi aktif dalam perjalanan nasabah dan dapat mencapai tujuan hidup," kata Nixon.
Adapun garis merah di atas huruf BTN menunjukkan perseroan komitmen pada langkah maju dan progresif.
Pertumbuhan Solid Berlanjut
Selama 2023, BTN menorehkan kinerja impresif. Laba bersih tembus Rp 3,5 triliun, asetnya tumbuh 9,1% (yoy) menjadi Rp 440 triliun. Kredit tumbuh double digit (11,9%) sebesar Rp 334 triliun. Pertumbuhan dana murah atau rasio current account saving account (CASA) melonjak 53,7%. Tahun lalu, untuk pertama kalinya BTN mendapatkan rating AAA dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Setelah meraih performa mengagumkan sepanjang 2023, para analis optimistis bahwa BTN melanjutkan pertumbuhan impresif memasuki tahun 2024. Pada Januari 2024, laba bersih mencapai Rp 276 miliar, kredit BTN tumbuh 13%, rasio CASA di atas 50%, dan biaya kredit (cost of credit) berada di bawah target yang ditetapkan tahun ini.
Analis Mandiri Sekuritas, Kresna Hutabarat dan Boby Kristanto Chandra dalam riset, Jumat (1/3/3034) menyatakan, penjualan sejumlah aset bermasalah BTN tahun ini akan membawa ROA BBTN kuat sampai akhir tahun.
Pencapaian positif BTN di awal 2024 adalah keberhasilan menaikkan NIM menjadi 3,4% pada Januari 2024, didukung kuatnya pertumbuhan kredit dan pendapatan bunga. Biaya provisi menurun 10% menjadi Rp 227 miliar yang berimbas terhadap penurunan biaya kredit menjadi 0,8% pada Januari 2024. Biaya kredit tersebut lebih rendah dari perkiraan tahun ini berkisar 1,1-1,2%.
Baca Juga
Disaksikan Erick Thohir, Nixon Napitupulu Beberkan Capaian Kinerja dalam BTN Anniversary Festival
Faktor tersebut mendorong Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.800. Target tersebut mengasumsikan proyeksi laba bersih perseroan menjadi Rp 3,87 triliun tahun ini dan PPOP naik menjadi Rp 9,08 triliun.
Sebelumnya, analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dalam riset terakhirnya menyebutkan, terbuka peluang penguatan lebih lanjut kinerja keuangan BBTN, yang didukung kebijakan insentif diskon PPN dalam pembelian properti sehingga meningkatkan permintaan kredit kepemilikan rumah (KPR). RHB Sekuritas merekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.650.
Trimegah Sekuritas juga meyakini, pertumbuhan laba tahun ini tetap kuat karena dorongan penjualan aset bermasalah. Trimegah Sekuritas merekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.600.
BTN tahun ini dan menargetkan penyaluran program Kredit Ringan (Kring) tumbuh 30% tahun ini. Kredit Ringan BTN (Kring BTN) adalah kredit dengan cicilan ringan untuk karyawan perusahaan/instansi tanpa agunan, hanya dengan mengajukan SK Pegawai. Maksimal plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta, dan jangka waktu kredit sampai dengan 15 tahun, dengan catatan tidak melebihi usia pensiun.
“Kring didesain agar nasabah tidak terjerat pinjaman online (pinjol),” kata Nixon Napitupulu.
Kinerja Cukup Impresif
Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sepanjang 2023 cukup impresif, membukukan laba bersih sebesar Rp 3,5 triliun, tumbuh 15% dibandingkan tahun 2022 senilai Rp 3,04 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh tumbuhnya penyaluran kredit dan pembiayaan serta peningkatan fee based income.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, transformasi bisnis perusahaan secara menyeluruh telah berdampak positif terhadap berbagai lini kinerja keuangan baik dari sisi laba, penyaluran kredit, perolehan total dana pihak ketiga (DPK) khususnya dana murah maupun kenaikan aset.
“Kinerja gemilang perseroan tahun 2023 merupakan momentum untuk terus menggenjot pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan pada tahun ini. Kami optimistis dengan berbagai strategi bisnis yang kami lakukan, kinerja keuangan tahun 2024 akan semakin positif,” ujar Nixon pada Paparan Kinerja Keuangan BTN Tahun Buku 2023 di Jakarta, Senin (12/02/2024).
Sepanjangan tahun 2023, BTN berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp 333,69 triliun atau naik 11,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 298,28 triliun. Pertumbuhan ini melampaui pencapaian kredit yang disalurkan industri perbankan nasional sebesar 10,38% pada tahun 2023.
Pertumbuhan kredit BTN tahun 2023 masih didominasi oleh kredit ke sektor perumahan. Penyaluran KPR Subsidi meningkat 10,9% menjadi Rp 161,74 triliun. Sedangkan untuk KPR Non-Subsidi bertumbuh 9,5% dari Rp 87,82 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp 96,17 triliun pada 2023. “Kami terus memacu penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian,” tutur Nixon.
Baca Juga
Pertumbuhan Berlanjut, Prospek Saham BTN (BBTN) Kian ‘Kinclong’
Kehati-hatian itu membuat rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tetap terjaga dengan baik. Menurut Nixon, berkat transformasi, BTN selama 2023 berhasil menurunkan NPL gross menjadi sebesar 3% atau turun signifikan dari tahun 2022 yang sebesar 3,4%. “Bahkan penurunan sangat terasa jika dilihat dalam lima tahun terakhir, pada tahun 2019 NPL gross BTN masih bertengger di level 4,8%,” tegasnya.
Di sisi lain, pada tahun 2023 BTN berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 349,93 triliun, meningkat 8,7% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp 321,93 triliun.
Dari jumlah tersebut, kontribusi dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) mencapai Rp 188 triliun atau naik 20,4% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp 156 triliun. Dengan kenaikan tersebut, komposisi dana murah BTN mencapai 53,7% terhadap total DPK. Kenaikan dana murah berupa giro dan tabungan di BTN terlihat selama lima tahun terakhir. Pada 2019, porsi dana murah BTN masih di level 43,4% dan perlahan menanjak menuju 48,5% pada 2022.
“Transformasi menjadi bank tabungan yang kami gagas sejak tahun 2019 telah membuahkan hasil pada tahun 2023 ini. Porsi dana murah yang mencapai hampir 54% merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah BTN,” katanya.
Kenaikan dana murah ini turut ditopang oleh transformasi digital banking yang dilakukan BTN, terutama pada aplikasi BTN Mobile. Hingga akhir 2023, jumlah pengguna BTN Mobile mencapai 2,7 juta, dengan total transaksi mencapai 235 juta. Perseroan mampu menggaet lebih banyak pengguna BTN Mobile seiring dengan penambahan fitur-fitur baru yang memungkinkan pengguna melakukan lebih banyak transaksi.
Melesatnya transaksi di BTN Mobile turut mendongkrak pertumbuhan pendapatan berbasis biaya (fee-based income/FBI) perseroan naik 60,1% menjadi Rp 3,2 triliun pada tahun 2023 dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2 triliun.
“BTN ingin terus menciptakan rantai nilai berkelanjutan dalam ekosistem digital, terutama pada bisnis inti di bidang KPR. Kami akan terus menambah mitra dan layanan dalam BTN Mobile untuk memudahkan calon nasabah dan nasabah existing kami bertransaksi untuk kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk terkait aset rumah mereka,” ujar Nixon.
Secara keseluruhan, dengan total penyaluran kredit serta perolehan DPK yang tumbuh signifikan, BTN membukukan total aset sebesar Rp 439 triliun sepanjang tahun 2023, meningkat 9,1% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp 402 triliun.
Bank BTN telah berhasil menjaga momentum pertumbuhan bisnis di sepanjang 2023 dengan perbaikan strategi secara berkelanjutan dan dengan ditopang prinsip kehati-hatian. Selain itu, BTN berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pertumbuhan.
BTN Lahirkan Generasi Emas
Sepanjang 74 tahun berbakti untuk negeri, BTN yang cikal bakalnya adalah Postspaarbank yang didirikan di Batavia pada 1897 itu mencatat penyaluran pembiayaan rumah sebanyak 5,2 juta unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 4,05 juta tersalur ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui fasilitas subsidi.
“Kami telah membuktikan posisi kami sebagai bank yang paling banyak menyalurkan pembiayaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami merupakan mitra pemerintah yang aktif dalam mensejahterakan rakyat dari sisi papan atau kepemilikan rumah,” ujar Nixon.
Baca Juga
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Targetkan Kredit Ringan Naik 30% di 2024
Pada HUT-nya ke-74 yang jatuh pada 9 Februari lalu, BTN mengusung tema “Berperan Membangun Peradaban dan Memajukan Masa Depan Bangsa”. Nixon bilang, tema ini diambil karena dari rumah yang dibiayai BTN telah banyak lahir peradaban-peradaban dari keluarga-keluarga yang awalnya tergolong MBR, dalam beberapa tahun mendatang ekonominya sudah maju. Dari rumah itu lahir pula generasi-generasi emas yang telah memajukan bangsa Indonesia ini.
“Banyak tokoh-tokoh yang pada masa awal membangun karier memiliki rumah pertama dibiayai oleh BTN. Dari tokoh-tokoh ini lahir anak-anak yang juga memiliki kontribusi besar bagi kemajuan bangsa,” kata Nixon.
BTN terus melakukan inovasi produk dan layananannya sebagai langkahdiversifikasi. BTN yang sebelumnya fokus pada pembiayaan rumah pertama, kini sudah melangkah lebih jauh dengan menerapkan strategi “Beyond KPR” pada dua tahun terakhir. Dengan strategi bisnis Beyond KPR, BTN menangkap potensi pembiayaan, melalui cross selling kepada nasabah captive, seperti Kredit Ringan Tanpa Agunan (KRING), Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Transfomasi Berkelanjutan
BTN dalam beberapa tahun terakhir pun telah berhasil mengimplementasikan transformasi-transformasi yang membawa kinerja perusahaan semakin baik. Salah satu buktinya, pada 2021, perseroan telah berhasil melakukan transformasi untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Dalam transformasi itu, BTN mengoptimalkan kontribusi pada program KPR subsidi dan meningkatkan KPR Non-Subsidi melalui kerja sama developer agen properti serta mengembangkan skema KPR yang menyasar generasi milenial.
Selanjutnya pada 2022, BTN melakukan transformasi perluasan bisnis berbasis ekosistem perumahan. Dalam transformasi ini, perseroan meningkatkan kredit high yield beyond mortgage melalui cross selling kepada nasabah captive.
Kemudian pada 2023, BTN menempuh transformasi dengan mengembangkan bisnis yang selaras dengan era disrupsi digital untuk menguasai ekosistem perumahan. Dalam hal ini, BTN fokus pada penghimpunan DPK murah dengan meningkatkan CASA pada segmen ritel dan institusi, serta membangun kapabilitas untuk peningkatan CASA pada wholesale banking.
Untuk tahun 2024 ini, BTN akan fokus pada transformasi untuk memperluas area bisnis dan menyediakan solusi keuangan terintegrasi. Untuk mengimplementasikan hal tersebut, BTN mengakselerasi digital banking dan digitalisasi proses secara masif yang mendukung pengembangan bisnis berbasis ekosistem perumahan sebagai sumber pertumbuhan baru.
Dengan berbagai transformasi yang telah dan akan dilakukan BTN tersebut, Nixon optimistis pada tahun 2025 perseroan akan berhasil mewujudkan visi menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025.
Sejalan dengan visi tersebut, BTN yang telah mencapai usia 74 tahun ingin terus meningkatkan kontribusi nyata untuk mengurangi backlog perumahan di Indonesia yang saat ini masih mencapai 12,7 juta.
Pada tahun 2025, transformasi yang akan diimplementasikan BTN adalah menjadi One Stop Financial Solution dalam Ekosistem Perumahan. “Dalam fase ini perseroan akan menggenjot peningkatan sumber fee berbasis layanan dan transaksional terutama pada bisnis wealth management digital banking dan corporate.
Serangkain langkah progresif yang ditempuh BTN, transformasi yang dijalankan secara berkelanjutan, inovasi-inovasi yang dikreasikan, hingga peluncuran logo baru menandai semangat bank pembiayaan properti ini untuk mencapai pertumbuhan yang akseleratif. BTN diharapkan terus menjadi pionir terdepan dalam mengatasi backlog perumahan di Tanah Air, dengan tetap menjaga pertumbuhan kinerja yang kuat. (Tim Investortrust).
Baca Juga

