Frugal Living, Melawan Sesat Langkah Jadi “Tua Sebelum Tajir”
JAKARTA, investortrust.id - Godaan konten ‘healing’ dan lifestyle mewah bertubi-tubi menyapa Anda lewat media sosial. Tak jarang godaan itu memicu salah kelola keuangan. Termasuk di kalangan milenial. Idealnya, mengelola keuangan harus sudah dirintis sejak muda, agar tidak terkena jebakan “tua sebelum tajir”.
Merespons fenomena itu, belakangan berkembang konsep Frugal Living.Pesan utamanya, hidup hemat dengan mengutamakan kebutuhan, bukan keinginan. Benarkah frugal living itu bisa mengantar Anda sehat secara finansial? Atau malah tersiksa karena terlalu pelit pada diri sendiri?
Menarik untuk mengetahui paparan dari OCBC NISP Financial Fitness Index (FFI) 2023.Riset yang digalang Bank OCBC NISP ini menemukan, 12% anak muda memiliki pengeluaran yang melebihi pendapatan. Fakta ini mengungkap, masih banyak yang butuh pemahaman perencanaan keuangan.
Baca Juga
Bahkan ada 35% anak muda yang masih mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk penggunaan yang impulsif. Tindakan membelanjakan uang tanpa kontrol, tanpa mempertimbangkan manfaatnya dan efeknya kemudian.
Pada sisi lain, ada fakta fakta yang menggembirakan, berdasarkan data FFI 2023, ada 33% anak muda sudah mengedukasi diri secara mandiri dalam hal finansial. Bahkan ada 53% anak muda sudah semakin percaya diri dengan perencanaan keuangan, atau naik 11% dibandingkan data tahun lalu.
Sejatinya, Frugal Living merupakan gaya hidup sadar dan bijak dalam mengatur keuangan. Gaya hidup ini ditopang pertimbangan dan analisis keuangan yang baik.
Jika banyak anak muda yang sudah menerapkan frugal living, artinya pentingnya mengatur keuangan sudah menjadi kesadaran. Itu sebabnya, OCBC NISP berpandangan, jika anak muda sudah menerapkan frugal living: you’re already on the right track, guys!
Baca Juga
Investasi Reksa Dana: Kenali Risikonya dan Nikmati Manfaatnya
Catat, frugal living tidak sama dengan pelit. Kuncinya adalah, doing everything in moderation, guys. Walaupun hidup dengan konsep frugal living, tidak harus terlalu pelit. “Siapa bilang frugal living gak bisa healing? Memenuhi kebutuhan lifestyle itu bukan hal negatif. Asal perencanaan keuangan sudah baik, Tidak Ada yang Tidak Bisa!,” demikian catatan dari OCBC NISP.
Jika ingin jadi frugalist, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam journey anak muda agar alokasi budget tertata rapi. Boleh saja sisa uang ditabung, tetapi jika bisa lebih aman dan lebih cuan, mengapa tidak? Tips dari OCBC NISP sebagai berikut:
Bana darurat, penting!
Pandemi Covid-19 mengajarkan, krisis bisa terjadi kapan saja, dan tidak bisa dicegah sepenuhnya Hal bijak yang bisa dilakukan adalah bersiap-siap.
Salah satu caranya ya dengan mempersiapkan dana darurat. Berdasarkan FFI 2023, baru 43% anak muda yang punya dana darurat yang cukup apabila terjadi krisis ekonomi. Idelanya dana darurat mencapai enam bulan pendapatan. Better safe than sorry, right?
Investasi, jangan salah strategi!
Bekerja untuk mendapatkan uang, it’s normal. Tapi kalau uang yang bekerja untuk kamu, it’s even better. Jadi, kalau kamu udah hidup dengan frugal, sisa uang kamu yang terkumpul bisa diinvestasikan agar menghasilkan cuan.
Baca Juga
Tapi, dalam investasi juga harus bijak. Jangan sampai masuk di antara 6% anak muda yang melakukan spekulasi untuk mendapatkan keuntungan cepat. Jangan sampai hidup frugal, tapi pilihan investasinya boncos karena salah strategi.
Ttetap healing, bikin Life Goals!
Jaman sekarang, healing juga kebutuhan loh, guys. Jangan sampai kamu hidup benar-benar frugal, tapi sering stress karena kurang rekreasi. Walaupun kamu hidup dengan konsep frugal living, kamu tetap bisa kok menggapai cita-cita kamu untuk melihat Aurora di Alaska atau naik panoramic train di Swiss.
Caranya gimana? Buat life goals-nya. Sisihkan uang untuk kepentingan ini, dengan catatan tidak mengorbankan kebutuhan pokok, dana darurat, dan investasi. Kamu bisa catat sendiri progress goals kamu, atau bisa juga menggunakan fitur pihak ketiga, seperti fitur Life Goals di ONe Mobile Bank OCBC NISP yang bisa membantu kamu mencapai goals kamu itu dengan lebih terarah.
Baca Juga
Nikmati Kemeriahan "SimInvestival Goes to Campus IPB" Bersama Maliq & D’Essentials

