Lebaran Usai, OJK Ajak Masyarakat Berbenah Keuangan Lewat 4 Langkah Ini
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa saldo yang tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan keuangan bisa berantakan. Bahkan, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang terjebak kedalam utang.
"Gaji dan THR ludes secepat kilat? Belanja kebutuhan Lebaran, bagi-bagi THR, sampai biaya mudik bikin saldo ambyar tanpa sadar. Kalau nggak dikelola dengan baik, keuangan bisa berantakan bahkan terjebak utang," tulis OJK dilansir dari Instagram resminya @ojkindonesia, Rabu (9/4/2025).
Sejalan dengan hal itu, OJK pun mengimbau untuk saatnya berbenah keuangan agar tetap stabil dan siap menghadapi kebutuhan kedepan.
Yuk, simak 4 langkah atur ulang keuangan pasca Lebaran ini:
1. Evaluasi pengeluaran selama Lebaran
Menurut OJK, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mencatat semua pengeluaran selama Lebaran. Kemudian, lihat mana yang bisa dikurangi atau dikelola lebih baik kedepannya.
2. Susun rencana keuangan, prioritaskan kebutuhan pokok
Susun kembali pos anggaran sesuai kondisi keuangan saat ini. Prioritaskan kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, dan tagihan, serta kurangi yang tidak mendesak agar keuangan lebih cepat stabil.
3. Utamakan membayar utang dan cicilan
Utamakan melunasi utang dan cicilan yang masih ada. Hindari 'gali lubang tutup lubang' agar tidak semakin membebani kondisi keuangan.
4. Alokasikan untuk investasi
Jika masih ada sisa saldo, alokasikan untuk investasi sebagai persiapan menghadapi kebutuhan di masa depan. Pilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan finansial dan profil risiko.
Baca Juga
OJK: IASC Tenerima 74.243 Laporan Kasus Penipuan hingga 23 Maret 2025, Kerugian Capai Rp 1,4 Triliun

