HSBC Ungkap 3 Alasan Masyarakat Belum Pikirkan Perencanaan Warisan
JAKARTA, investortrust.id - Saat ini banyak masyarakat yang masih belum memikirkan akan pentingnya perencanaan warisan bagi generasi penerus.
Menurut Head of Wealth Development & Wealth Sales HSBC Indonesia, Verawaty Zhao, ada tiga alasan yang membuat rendahnya kesadaran akan hal tersebut.
“Melihat study yang dilakukan oleh HSBC, sebenarnya ada tiga hal yang menyebabkan nasabah atau orang belum memiliki perencanaan warisan. Pertama, adalah pemikiran belum saatnya memiliki hal tersebut, karena berpikir masih muda,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (14/4/2024).
Baca Juga
HSBC Indonesia Optimistis Pelemahan Rupiah Tidak Ubah Perilaku Nasabah Tajir
Alasan kedua, lanjut Vera, seiring bertambahnya usia seseorang menuju lebih matang ataupun di usia 40-50 tahun, tentu akan terpikirkan perlunya untuk memiliki perencanaan warisan ke depan. Namun, mereka biasanya masih belum memprioritaskan kebutuhan tersebut.
“Bahkan, dalam study ini juga dijelaskan ada satu part yang menjelaskan bahwa saya tidak tahu harus memulai darimana. Saya tahu ada perencanaan warisan tersebut tapi tidak tahu harus cari siapa dan ke mana untuk bisa mendapatkan solusi warisan ini,” katanya.
Baca Juga
Arkora Hydro (ARKO) Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha Rp 20 Miliar
Menurutnya, dalam study yang dilakukan HSBC ini merefleksikan apa yang sebenarnya memang terjadi di kehidupan sehari-hari, karena mewakili dari tiga generasi usia.

