Ini Strategi Keuangan Paling Efektif bagi Para Gen Z yang Baru Lulus Kuliah
JAKARTA, investortrust.id – Gen Z yang baru lulus kuliah (fresh graduate) dan baru meniti karier umumnya masih hijau dalam perencanaan keuangan. Salah satu strategi yang efektif agar mereka terhindar dari utang dan investasi bodong adalah menabung.
Menabung bisa menghindarkan Gen Z dari hidup boros, foya-foya, atau menghamburkan uang, yang dapat menjerumuskan mereka pada utang, penipuan berkedok investasi, dan kemiskinan. Bagaimana agar Gen Z bisa disiplin menabung?
Baca Juga
Banyak Gen Z dan Milenial Terjerat Pinjol Ilegal, Ternyata Ini Penyebabnya!
“Bikin debet otomatis ke rekening tabungan dan buatlah rekening terpisah untuk tujuan menabung,” ujar Wealth Management Specialist PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Imelda Rani dalam diskusi Investortrust Goes to Campus di kampus Universitas Tarumanagara Jakarta, Kamis (19/10/2023).
Menurut Rani, umumnya para Gen Z yang baru lulus kuliah atau lulus sekolah ingin langsung mendapatkan pekerjaan atau membuka bisnis. “Bahkan ada yang langsung menikah,” tutur dia.
Baca Juga
Agar Tak Menyesal, Gen Z Harus Tentukan “Why” Sebelum Berinvestasi, Apa Maksudnya?
Rani juga membagikan tips "Aturan 50-30-20". Dalam aturan ini, setiap individu harus mengalokasikan 50% pendapatannya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, 30% untuk pengeluaran diskresi atau keinginan, serta 20% untuk tabungan dan investasi.
“Saya punya rumus How to handle your money like a pro lewat The 50-30-20 Rule. Jadi, 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, misalnya menonton konser dan lainnya, serta 20% untuk tabungan dan investasi,” papar Rani.
Baca Juga
Lewat Acara Investortrust Goes to Campus, BRI-MI Paparkan Trik Jitu Kelola Keuangan
Rani tak lupa mengutip kredo Warren Buffett, sang bapak investasi. Warren Buffett mengatakan bahwa aturan nomor satu dalam berinvestasi adalah jangan pernah kehilangan uang. Sedangkan aturan kedua yaitujangan pernah lupakan aturan nomor satu.
“Itu pengingat sederhana namun mengena bagi setiap orang untuk membuat keputusan keuangan yang bijaksana,” tandas dia. (CR-3)

