Strategi Baru SIG (SMGR) Efektif, Penjualan dan Ekspor Kompak Meningkat
JAKARTA, investortrust.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG menyebutkan transformasi bisnis yang telah dilakukan sejak semester II-2025 membuahkan hasil. Hal ini ditunjukkan pertumbuhan volume penjualan secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir.
Direktur Utama Semen Indonesia (SMGR) Indrieffouny Indra mengatakan, langkah strategis melalui transformasi bisnis berhasil meningkatkan daya saing SMGR di tengah perlambatan industri semen sepanjang 2025.
Baca Juga
Laba Bersih Semen Indonesia (SMGR) Anjlok 76,8% di 2025, Ini Pemicunya
“Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif,” ujarnya melalui penjelasan resminya di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Dia mengatakan, kinerja perusahaan meningkat secara konsisten pada semester II 2025, dengan momentum kuat pada kuartal IV 2025. Di tengah kontraksi permintaan semen domestik sebesar 1,5% secara tahunan, SIG mencatatkan volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton sepanjang 2025.
Pada kuartal IV-2025, volume penjualan mencapai 10,47 juta ton dan mendorong pertumbuhan total volume sebesar 1,1% secara tahunan. Menurut dia, kinerja tersebut didukung oleh peningkatan signifikan pada segmen semen kantong dengan pertumbuhan 5,7% secara tahunan pada kuartal IV 2025 atau melampaui pertumbuhan pasar yang hanya 2%.
Baca Juga
Kumpulkan Industri Plastik Hulu-Hilir, Menperin Pastikan Stok Aman di Tengah Gejolak Konflik
Selain itu, penjualan ekspor menjadi pilar penting di tengah melemahnya pasar domestik. Volume ekspor SIG meningkat 14,9% secara tahunan menjadi sekitar 6,4 juta ton.
“Tren positif juga berlanjut pada awal 2026. Dalam dua bulan pertama, SIG mencatatkan pertumbuhan penjualan domestik sebesar 9,7%, dengan segmen semen kantong tumbuh 14,6%,” ungkapnya.
Indrieffouny menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi pijakan kuat untuk menghadapi 2026 sekaligus memperkuat optimisme terhadap keberlanjutan transformasi bisnis. “Kami yakin bahwa SIG saat ini berada pada jalur yang tepat. Kami berkomitmen melanjutkan transformasi secara disiplin dan konsisten untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan serta memberikan nilai bagi pemegang saham dan pelanggan,” ujarnya.

