Dibayangi Risiko Global, Kinerja Industri Keuangan Nasional Diprediksi Tetap Positif di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar optimistis kinerja industri keuangan di Indonesia tetap akan menunjukan tren pertumbuhan yang positif, meski industri tengah dibayangi berbagai risiko global.
“Optimistis bahwa sektor jasa keuangan dapat menghadapinya karena kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil sampai akhir 2023 dan kami perkirakan akan terus berlanjut di 2024” ujarnya, dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga
OJK Sebut Tawaran Investasi dan Pinjol Ilegal Melonjak, Ada Modus Penipuan Baru!
Optimisme tersebut, lanjut Mahendra, dilandaskan pada kapasitas sektor jasa keuangan yang sangat baik dalam menyerap risiko-risiko global. Seperti diketahui, belakangan ini ekonomi global diselimuti ketidakpastian karena beberapa faktor seperti perang Rusia-Ukraina, termasuk juga kondisi suku bunga yang saat ini masih berada di level yang tinggi, dan lainnya.
“Dalam menghadapi situasi ini kami juga menerapkan langkah-langkah kebijakan, beberapa strategi mitigasi risiko yang komprehensif termasuk kebijakan pengawasan yang intensif dan berkelanjutan yang diharapkan mampu menjaga stabilitas sistem keuangan,” jelasnya.
Baca Juga
Pengendali Ini Lepas 300 Juta Saham Bank Ganesha (BGTG) di Atas Harga Pasar
Tak lupa, ia juga terus mengingatkan agar industri jasa keuangan untuk terus memperhatikan aspek kehati-hatian, profesionalisme, inovatif dan selalu menjaga integritas. Di samping itu, juga langkah penegakan hukum akan terus diperkuat untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

