Jelang Lebaran, Tren Piutang Pembiayaan Multifinance Cenderung Meningkat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Piutang Pembiayaan industri multifinance secara historis menunjukkan tren peningkatan pada periode menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan konsumtif maupun produktif selama ramadan hingga lebaran.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 2,05% secara month to month (mtm) pada 2024.
“Dengan NPF (non performing financing) gross sebesar 2,71%,” ujarnya menjawab pertanyaan Investortrust yang disampaikan pada Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK dan dijawab secara tertulis, dikutip Kamis (19/3/2026).
Baca Juga
Ditopang Pembiayaan Modal Kerja, OJK Proyeksi Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 8% di 2026
Sementara pada Maret 2025, lanjut Agusman, pembiayaan multifinance masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 0,78% (mtm), dengan NPF gross berada di angka 2,71%.
“Hal ini menunjukkan bahwa momentum lebaran umumnya mendorong peningkatan pembiayaan dengan kualitas kredit yang tetap terjaga,” katanya.
Baca Juga
OJK Optimistis Prospek Pembiayaan Multifinance Syariah Masih Cerah di 2026
Menurut Agusman, untuk menjaga kualitas pembiayaan, perusahaan multifinance harus terus melakukan penguatan manajemen risiko sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) 42/2024 tentang Manajemen Risiko bagi PVML.
“Yang mewajibkan pengawasan aktif manajemen, proses identifikasi, serta pengendalian risiko dan sistem pengendalian internal yang memadai,” ucapnya.

