Dorong Kepedulian Sosial, Bank Mega Syariah Salurkan 2.800 Paket Sembako
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mega Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial selama bulan Ramadan dengan menyalurkan 2.800 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera dan duafa melalui program Mega Syariah Berbagi.
Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo mengungkapkan, dalam program tersebut, sebanyak 2.800 paket sembako disalurkan kepada masyarakat prasejahtera dan duafa yang tinggal di sekitar kantor pusat maupun cabang Bank Mega Syariah.
Selain itu, menurut dia, Bank Mega Syariah menyalurkan santunan kepada lebih dari 200 anak yatim piatu. Bantuan ini berasal dari donasi para pegawai sebagai bentuk kepedulian sosial yang tumbuh dari budaya berbagi di lingkungan internal perusahaan.
Baca Juga
'Outstanding' Pembiayaan Haji Khusus Bank Mega Syariah Melesat 180% pada 2025
“Semoga bantuan sembako dan santunan ini dapat memberikan kegembiraan bagi saudara-saudara kita dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” ujar Yuwono dalam keterangan pers, Jumat (13/3/2026).
Dia mengungkapkan, program itu juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemanfaatan instrumen ziswaf (zakat, infak, sedekah, dan wakaf) dalam memperkuat keseimbangan sosial.
Di lain sisi, Bank Mega Syariah terus mempermudah nasabah dalam menyalurkan donasi melalui fitur berbagi di aplikasi mobile banking M-Syariah. Fasilitas ini terintegrasi dengan sejumlah lembaga pengelola ziswaf tepercaya, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan transparan.
Baca Juga
Apresiasi Nasabah Setia, Bank Mega Syariah Rilis Program Loyalitas MPC Points
Selain aspek sosial, kata dia, penguatan layanan digital dan program berbagi ini turut berdampak positif pada kepercayaan nasabah. Hal itu tecermin pada kinerja dana pihak ketiga (DPK) Bank Mega Syariah yang tumbuh 11% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 12 triliun per Desember 2025.
Dari jumlah tersebut, menurut Yuwono, dana murah atau current account and saving account (CASA) mencapai Rp 4 triliun atau berkontribusi sebesar 33,8% dari total DPK.
“Ke depan, kami berkomitmen terus menyinergikan produk perbankan dengan nilai-nilai kebajikan. Kami mengajak nasabah untuk tidak hanya menabung demi masa depan, tapi juga berinvestasi akhirat melalui zakat dan sedekah yang mudah diakses secara digital,” ucap Yuwono.

