Pembiayaan Baru Adira Finance (ADMF) Tumbuh 18% Jadi Rp 43,2 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance (ADMF) mencatatkan kinerja solid sepanjang 2025. Hal ini tercermin dari pembiayaan baru dan piutang pembiayaan yang tumbuh positif.
Direktur Keuangan Adira Finance Sylvanus Gani mengungkapkan, pihaknya mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp 43,2 triliun pada 2025, tumbuh 18% secara year on year (yoy).
“Kinerja 2025 mencerminkan ketahanan model bisnis Adira dalam menghadapi dinamika pasar,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga
Gelar Mudik Gratis 2026, Adira Finance (ADMF) Berangkatkan 300 Peserta
Di sisi bersamaan, lanjut Gani, piutang pembiayaan yang dikelola Adira Finance juga meningkat 13% (yoy) menjadi Rp 63,4 triliun di tahun lalu. Hal ini mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap terjaga.
Dari sisi profitabilitas, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 12,1 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp 1,5 triliun pada 2025. Sementara itu, kualitas aset tetap terjaga dengan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) berada di level 2,0%.
Menurut Gani, fundamental yang kuat menjadi bekal penting bagi Adira Finance untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus menghadirkan program-program yang relevan bagi masyarakat.
“Likuiditas tetap terjaga, kualitas pembiayaan terus membaik, dan pengelolaan risiko dijalankan secara disiplin,” katanya.
Baca Juga
Begini Upaya Adira Finance Penuhi Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Jelang Ramadan
Gani memperkirakan, industri multifinance bisa tumbuh di kisaran 6%-8% pada 2026. Hal ini sejalan dengan berbagai peluang yang tetap terbuka di tahun ini.
“Fondasi inilah yang membuat kami optimistis menyambut 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ucapnya.

