Pembiayaan Berkelanjutan BSI Tumbuh 24,60% Jadi Rp 73,16 Triliun per September 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan sebesar 24,60% secara year on year (yoy) menjadi Rp 73,16 triliun per September 2025.
Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengungkapkan, capaian tersebut sejalan dengan upaya pihaknya mewujudkan visi menjadi ‘The Best Global Islamic Bank Based on Implementation of Sustainable Finance’.
“Selain itu, BSI telah melakukan penerbitan Sukuk Sustainability dengan dua tahap,” dalam keterangan pers, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga
Saldo Emas Tembus 1,6 Ton per November 2025, BSI Perkuat Peran Sebagai Bank Emas
Tahap pertama dan kedua yang diterbitkan berturut-turut sebanyak Rp 3 triliun dan Rp 5 triliun pada 2024 dan 2025, serta berbagai inovasi keberlanjutan yang telah dilaksanakan BSI.
Bob menyatakan, sebagai upaya untuk melanjutkan implementasi aspek environmental, social, and governance (ESG), BSI memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia melalui kerja sama strategis dengan Basel Agency for Sustainable (BASE).
Kerja sama ini menghadirkan pembiayaan proyek Efisiensi Energi (EE) yang lebih luas di Indonesia melalui model de-risking yang menggabungkan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa (surety bond).
Baca Juga
Menurut Bob, proyek EE ini dilakukan melalui model Energy Savings Insurance (ESI), yang dapat dijadikan referensi bagi pengembangan produk pembiayaan hijau atau efisiensi energi.
“Melalui ESI ini, kami harapkan dapat mendukung Indonesia dalam mengimplementasikan transisi ekonomi rendah karbon dan mendukung tercapainya target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2026,” katanya.

