OJK Masih Godok 'Roadmap' Bisnis Bullion
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menggodok peta jalan atau roadmap pengembangan dan penguatan kegiatan usaha serta ekosistem bullion nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, penyusunan roadmap tersebut kini berada pada tahap pendalaman bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan terkait.
“Roadmap ini bertujuan memberikan arahan pengembangan yang menyeluruh bagi ekosistem sektor emas dari hulu hingga hilir, tidak terbatas pada lembaga jasa keuangan penyelenggara kegiatan usaha bullion,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, belum lama ini.
Baca Juga
Berkat Bullion Bank, Hartadinata (HRTA) Mampu Jual hingga 4,8 Ton Emas di Semester I 2025
Menurut Agusman, dalam roadmap tersebut dirumuskan visi, target, strategi, serta program kerja untuk memperkuat ekosistem bullion nasional sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan terus dilakukan agar roadmap yang dihasilkan bersifat terintegrasi dan komprehensif, serta mampu menjawab kebutuhan pengembangan industri bullion ke depan.
Baca Juga
Dorong Industri Bullion, Indonesia Bullion Market Association (IBMA) Akan Segera Dibentuk
Sementara itu, dari sisi implementasi kegiatan usaha bullion, Agusman menyatakan, hingga Oktober 2025, PT Pegadaian mencatatkan kinerja positif dengan total kelolaan emas mencapai 28,78 ton.
”Saat ini, lembaga jasa keuangan lain di PVML belum mengajukan izin kegiatan usaha bullion, antara lain karena diperlukan waktu untuk mempelajari pasar, menyiapkan infrastruktur, serta memenuhi berbagai persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

