Dukung MBG, BSI Salurkan Pembiayaan Investasi Rp 181 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mendukung program strategis pemerintah, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG), PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) telah menyalurkan pembiayaan untuk membangun dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengungkapkan, hingga Desember 2025 pihaknya telah menyalurkan pembiayaan investasi dapur SPPG MBG sebesar Rp 181 miliar untuk lebih dari 127 dapur yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Komitmen ini untuk mendukung proyek strategis nasional pemerintah dalam upaya mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (23/12/2025).
BSI, lanjut Kemas, terus mempercepat penyaluran pembiayaan SPPG sesuai petunjuk teknis yang diterbitkan Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga bisnis ini tak hanya meningkatkan angka penyerapan tenaga kerja yang tinggi tapi juga tetap prudent.
“BSI menyalurkan pembiayaan investasi kepada unit-unit SPPG MBG yang berkualitas serta layak dibiayai (bankable) dan berkelanjutan (sustain),” katanya.
Menurut Kemas, pembiayaan investasi pembangunan SPPG ini menyasar calon nasabah yang telah mendapatkan ID Mitra BGN, rekening virtual account pembayaran MBG melalui BSI dan menyampaikan perhitungan anggaran biaya.
Baca Juga
Dukung Program Strategis Nasional, BSI Ikut Akad Massal 50.030 Unit KPR FLPP
“BSI terus berkomitmen mengembangkan sektor small medium enterprise (SME), di mana salah satunya melalui penyaluran pembiayaan SPPG,” ucapnya.
Ia mengatakan, pembiayaan investasi dapur SPPG MBG akan terus tumbuh ke depannya sejalan dengan target pemerintah. Dengan pembiayaan investasi dapur SPPG MBG, BSI berharap semakin banyak anak-anak Indonesia yang dapat menikmati layanan MBG.
“Kami berharap, masa depan Indonesia akan semakin cerah melalui anak-anak Indonesia yang memiliki gizi yang baik. BSI saat ini juga telah melayani transaksi keuangan operasional lebih dari 1.000 SPPG,” ujar Kemas.
Baca Juga
CEO Danantara Rosan: Bangun SPPG Bisa Pakai Pinjaman Bank Himbara

