Soal Asuransi MBG, DAI Sebut Sudah Ada Diskusi Agar Industri Ikut Kontribusi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Yulius Bhayangkara mengungkapkan, pembahasan mengenai kemungkinan keterlibatan industri asuransi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebenarnya sudah diusulkan sebelumnya.
“Saya minta memang waktu itu pembicaraan dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk minta bantuan agar kita engage (dengan program MBG). Sebenarnya kan ada upaya untuk membuat (produk) seperti asuransi keracunan, kami upayakan seperti itu,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam Konferensi Pers Zurich Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Meski sudah ada diskusi soal usulan tersebut, Yulius mengatakan, produk tersebut tidak bisa serta merta langsung direalisasikan. Di lain sisi, dukungan industri asuransi untuk program MBG tak berhenti pada penyediaan produk, tapi juga perlu ditopang ekosistem yang kuat di sektor hulu, seperti petani dan peternak.
Baca Juga
Dorong Produksi Kakao dalam Negeri, Dewan Kakao Minuman Cokelat Masuk ke Menu MBG
Di sejumlah daerah, kebutuhan perlindungan berbasis komoditas bahkan masih belum terpenuhi. “Saya pernah ke daerah, sama OJK juga, saya tanya sebagai orang DAI, komoditas di provinsi ini apa? karena itu kan sebenarnya besaran ekonomi yang akan berkembang di wilayah itu. Dia bilang ada beberapa dan semuanya tidak ada asuransi,” katanya.
Yulius mengakui, mendorong petani untuk membeli asuransi secara mandiri bukanlah hal yang mudah. Karena itu, perlu ada pihak yang berperan sebagai penyalur atau penjamin, mulai dari bank pembangunan daerah (BPD), Bank Rakyat Indonesia (BRI), hingga koperasi.
Baca Juga
Hari Guru Nasional, Wapres Gibran Tinjau Program MBG di SMA Negeri 14 Jakarta
“Itu yang akhirnya tadi soal pembangunan sumber daya manusia (SDM) di kita, kita harus melihat di situ. Bagaimana kemudian kita melalui kanalnya, so it’s not just about product development, tapi juga kanal yang bisa membawa produk yang relevan itu kepada end user yang membutuhkannya,” ucapnya.

