Perbankan Italia Dukung Euro Digital, Minta Biaya Implementasi Diperpanjang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bank-bank di Italia menyatakan dukungan terhadap inisiatif euro digital yang digagas Bank Sentral Eropa (ECB), namun meminta agar biaya implementasinya dapat diperpanjang dalam beberapa tahun karena dianggap terlalu membebani sektor perbankan.
“Kami mendukung euro digital karena mencerminkan konsep kedaulatan digital,” ujar General Manager Italian Banking Association (ABI) Marco Elio Rottigni, dilansir dari CoinTelegraph, Selasa (11/11/2025).
Namun, ia menekankan bahwa biaya proyek tersebut sangat tinggi di tengah beban belanja modal atau capital expenditure (capex) yang harus ditanggung bank. “Biayanya bisa saja disebar dalam beberapa tahun,” sambungnya.
Baca Juga
Gubernur BI Beri Sinyal Rupiah Digital Akan Jadi Stable Coin Resmi Indonesia
Komentar tersebut muncul di tengah kekhawatiran sejumlah bank besar di Prancis dan Jerman yang menilai kehadiran dompet digital ritel berbasis ECB berpotensi menggerus simpanan di bank konvensional.
Pada pertemuan Dewan Pemerintahan ECB di Florence, 29-30 Oktober lali, lembaga tersebut menyetujui kelanjutan proyek euro digital ke tahap berikutnya setelah dua tahun masa persiapan.
Baca Juga
Tahap uji coba dijadwalkan dimulai pada 2027, dengan peluncuran penuh ditargetkan pada 2029, tergantung pengesahan legislasi Uni Eropa pada 2026.
Anggota Parlemen Eropa Fernando Navarette, yang memimpin pembahasan proposal tersebut, baru-baru ini merilis laporan awal yang menyerukan agar versi euro digital dibuat lebih terbatas untuk melindungi sistem pembayaran swasta seperti Wero, inisiatif bersama dari 14 bank Eropa.

