BI-OJK Umumkan Pemenang QJI dan Hackathon 2025 di Penutupan FEKDI x IFSE 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pemenang QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) 2025 dan BI–OJK Hackathon 2025 pada perhelatan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia - Indonesia Fintech Summit & Expo 2025 (FEKDI x IFSE 2025) hari ketiga, Sabtu (1/11/2025).
QJI 2025 merupakan kompetisi yang mengusung misi memperluas akseptasi pembayaran digital, diiringi promosi budaya lokal dengan nuansa kreativitas generasi muda.
“Kompetisi ini tidak hanya mendorong perluasan pemanfaatan transaksi digital, tetapi juga mengajak generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia,” jelas Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti pada penutupan FEKDI x IFSE 2025 di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga
Destry mengungkapkan, kompetisi ini semakin diminati masyarakat. Terlihat pada jumlah peserta tahun ini yang mencapai 8.278 peserta dari seluruh wilayah Indonesia, jauh meningkat dibanding peserta tahun lalu yang tercatat 6.618 peserta.
Pemenang QJI 2025 yaitu wilayah Sumatera - Tolusan, Wilayah Sulampua - Pakanjara, Wilayah Jawa - The Proyektor, Wilayah Balinusra – Trilogy, dan Wilayah Kalimantan – QRISPi.
Sementara itu, kompetisi BI-OJK Hackathon 2025 merupakan kolaborasi BI bersama OJK yang mengundang para inovator untuk berkarya menghadirkan solusi praktis guna menjawab kebutuhan dan tantangan di sektor keuangan.
Menurut Destry Damayanti, lomba tahun ini ditujukan untuk menjawab tiga problem statement, yaitu AI as a Service for Digital Delivered Service Export, Financial Innovations & Public Services, dan Risk Management & Consumer Protection.
“Hackathon bukan sekedar perlombaan, namun lebih jauh lagi, menjadi upaya pengembangan talenta digital Tanah Air yang inovatif dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar dia.
Destry menjelaskan, total 2.336 orang mendaftar untuk mengikuti BI-OJK Hackathon 2025. Selanjutnya panitia menerima 743 proposal inovasi, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 457 proposal.
Pemenang BI–OJK Hackathon 2025 untuk kategori profesional yaitu Dewantara, Meaningful Intelligence, dan Niriksagara. Sedangkan kategori mahasiswa dimenangi MTAF Impact, KancaKids, dan Chain Intelligence.
“Kami mengapresiasi dukungan dan komitmen seluruh pihak terhadap digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia,” imbuh Destri.
Baca Juga
Dia menegaskan, FEKDI x IFSE 2025 bukan hanya ajang kolaborasi antara BI, OJK, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. “Acara ini juga merupakan manifestasi nyata dari semangat whole of nation approach, kolaborasi lintas otoritas, industri, akademisi, dan Masyarakat,” tandas dia.
Gelaran tahun ini, kata Deputi Gubernur Senior BI, menjadi wadah kolaborasi yang semakin luas dengan melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Digital, hingga Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
“Mari terus dukung sinergi, inovasi, dan inisiatif kebijakan dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital untuk bersama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Destry.

