Molor 4 Bulan, OJK Ungkap Progres Merger MNC Bank dan Nobu Bank
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan rencana penggabungan atau merger PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank dan PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) atau Nobu Bank masih dalam proses.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam jawaban tertulis Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2023, Kamis (11/1/2024).
"Pelaksanaan proses merger masih terus berjalan dan masing-masingpemegang saham pengendali (PSP) terus melakukan komunikasi dalam rangka proses negosiasi terkait pemenuhan rasio kepemilikan saham bank hasil merger," terangnya.
Baca Juga
OJK Sebut BTN Syariah dan Bank Muamalat Belum Ajukan Izin Merger
Lebih lanjut, Dian menyampaikan, negosiasi tersebut masih memerlukan waktuyang tidak sebentar.
"Dengan mempertimbangkan tingginya kompleksitas bisnis mengingat kedua entitas merupakan bagian dari ekosistem konglomerasi yang besar, serta rencana pengembangan dan sinergi bisnis bank ke depan pasca merger," jelasnya.
Meskipun begitu, pihaknya tetap terus melakukan monitoring dan koordinasi dalam rangka memastikan pelaksanaan komitmen merger dari kedua bank dapatterlaksana dengan baik.
Baca Juga
Perlu Tahu, Ini Jenis dan Tips Membeli Polis Asuransi Aman dari OJK
"OJK mengharapkan pemenuhan komitmen pelaksanaan merger ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat," tandasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya OJK menargetkan aksi korporasi merger antara kedua bank milik konglomerat Tanah Air ini akan rampung pada Agustus 2023. Di mana, Bank MNC dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo, sedangkan Bank Nobu dimiliki oleh James Riady.
Namun, sampai saat ini proyeksi tersebut telah molor selama lebih kurang empat bulan lamanya dari target yang ditentukan sebelumnya.

