Dukung Kebijakan BI Pertahankan Suku Bunga, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Digitalisasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menilai keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% menjadi langkah tepat dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas makro ekonomi dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Corporate Secretary Bank Mandiri M Ashidiq Iswara mengungkapkan, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah dinamika global yang masih tinggi, sekaligus memberikan ruang bagi sektor riil untuk terus tumbuh.
“Selain itu, penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) juga diharapkan dapat memperkuat efektivitas transmisi likuiditas ke sektor keuangan dan perekonomian riil,” ujarnya, dalam pernyataan tertulis, Rabu (22/10/2025).
Baca Juga
Bank Mandiri Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Lewat Mandiri Mikro Fest (MMF) 2025
Ashidiq menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi intermediasi secara sehat dan berkelanjutan. Fokus utama Bank Mandiri adalah mendorong penyaluran kredit pada sektor-sektor produktif dan strategis yang mampu memperkuat daya saing ekonomi nasional, dengan tetap berpegangan pada prinsip kehati-hatian.
Lebih lanjut, Bank Mandiri juga terus memperkuat strategi digitalisasi perbankan melalui berbagai platform unggulan seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant.
Baca Juga
“(Inisiatif ini) untuk memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha,” kata Ashidiq.
Dengan berbagai upaya tersebut, lanjut dia, diharapkan tidak hanya memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif, resilien, dan berkelanjutan, tapi juga mendorong terciptanya perluasan lapangan kerja di berbagai sektor.

