DPR Pilih Anggito Abimanyu Jadi Bos LPS, Ini Profilnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Komisi XI DPR menetapkan Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030. Anggito saat ini masih menduduki kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dan akan menggantikan posisi Purbaya Yudha Sadewa yang diangkat menjadi Menteri Keuangan.
Nama Anggito Abimanyu kembali mencuri perhatian publik setelah masuk dalam bursa calon Ketua LPS. Ekonom senior Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memiliki rekam jejak panjang di dunia akademik, pemerintahan, maupun sektor keuangan. Anggito memang dikenal sebagai orang yang gemar belajar segala hal tentang ekonomi. Melalui minat tersebut, di masa kuliah Anggito memilih program studi ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada.
Lahir di Bogor, 19 Februari 1963, Anggito menempuh pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta (1980–1985), kemudian melanjutkan S2 (1988–1990) dan S3 (1990–1994) di University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat. Pada 2025, ia dikukuhkan sebagai Profesor atau Guru Besar Ekonomi UGM.
Karier Anggito dimulai sebagai asisten peneliti di Lembaga Penelitian Ekonomi (1985), sebelum meniti perjalanan di berbagai lembaga, mulai dari Center for Policy Studies Indoconsult Jakarta, Asisten Peneliti Bank Dunia di Washington DC, hingga menduduki kursi komisaris di Bank Lippo dan PT Telkom.
Baca Juga
DPR Rampungkan Uji Kelayakan 5 Calon DK LPS Malam Ini, Termasuk Anggito Abimanyu
Anggito juga pernah menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (2004–2010), Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (2012–2014), Chief Economist BRI sekaligus Komisaris BRI Syariah (2014–2017), serta Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada 2017–2022. Pada 2024, Anggito kembali ke pemerintahan sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Di bidang sosial dan akademik, Anggito aktif di berbagai organisasi, antara lain Sekretaris Umum PP Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) 2012–2015, Ketua I Bidang Organisasi PP-ISEI (2018–2024), serta kini menjabat Wakil Ketua Umum PP ISEI. Ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) periode 2019–2024, dan Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI sejak 2022.
Selain itu, ia memiliki sertifikasi profesional, termasuk LSP Keuangan Syariah dari BSMR (2015), GRC Professional International (2020), GRC Executives BNSP (2022), hingga Certificate Data Analytics International (2022).
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang kebijakan fiskal, perbankan, dan keuangan syariah, Anggito dinilai memiliki kapasitas memimpin LPS dalam menghadapi tantangan, termasuk implementasi penjaminan polis asuransi pada 2028. Adapun Anggito Abimanyu resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wamenkeu dalam Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi dukungan kepada Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu untuk memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Beredar informasi, Anggito masuk ke dalam bursa calon Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS. “Ya sudah pindah ke sana jadi ketua LPS,” kata Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa, di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (22/9/2025).
Dengan nada tegas, Purbaya mendukung penuh sosok Anggito masuk sebagai Ketua DK LPS. “Dukung,” ucap dia. Di sisi lain, saat konferensi pers APBN KiTa edisi September 2025, Purbaya memberi sinyal mengenai jabatan Anggito. Itu dilakukannya saat ditanyai investortrust.id, mengenai eksekusi Badan Penerimaan Negara. Sembari melirik ke samping kiri, Purbaya melihat sosok Anggito. “Apalagi orang yang mau ngurus itu mau pindah bentar lagi,” kata Purbaya.
Baca Juga
Sebagai informasi, uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test atas lima calon anggota Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030 yang digelar Senin (22/9/2025) malam ini akhirnya tuntas.
Selain Purbaya ada juga nama Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik LPS Dwityapoetra Soeyasa Besar, Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji, Direktur Kepatuhan Bank CCB Indonesia Agresius R Kardiman, dan Komisaris Asuransi Jasa Tania Fedinan Purba yang telah dites malam ini oleh DPR.

