Bank Digital BCA Sabet Penghargaan Digital Banking Awards 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Digital BCA, anak usaha PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), berhasil meraih penghargaan Digital Banking Awards 2025 pada kategori bank digital murni untuk dimensi tatanan institusi yang diselenggarakan oleh Investortrust. Digital Banking Awards 2025 merupakan ajang pemberian penghargaan atas inovasi industri perbankan nasional yang digelar portal berita investasi, bisnis dan pasar modal Investortrust.id dengan Intellectual Business Community (IBC) yang diketuai Bayu Prawira Hie.
Ajang Digital Banking Awards 2025 yang digelar di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa (9/9/2025) ini selain memberikan penghargaan kepada bank-bank terbaik dalam invoasi digital, lewat tema "Leadership Matters" yang diusung diberikan pula awards untuk para pimpinan bank terbaik dalam digitalisasi.
Kehadiran BCA Digital atau yang dikenal dengan aplikasi blu semakin memperkuat posisinya di industri perbankan digital. Perseroan optimistis prospek industri ini pada semester I 2025 tetap positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis digital.
Head of Marketing & Communications BCA Digital, Ruli Himawan Nugroho, menuturkan bahwa pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh kalangan nasabah yang melek teknologi. “Minat terhadap digital banking terus tumbuh, dan nasabah yang digital savvy semakin antusias menggunakan layanan bank digital,” ujarnya.
Dari sisi kinerja keuangan, BCA Digital mencatat laba bersih Rp 84,62 miliar pada semester I 2025, melonjak 114,4% year on year (yoy) dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 39,47 miliar.
Pertumbuhan ini didukung oleh pendapatan bunga bersih yang naik 45,05% (yoy) menjadi Rp 635,14 miliar. Pendapatan berbasis komisi juga meningkat 84,01% (yoy), dari Rp 25,73 miliar menjadi Rp 47,35 miliar. Sementara itu, pendapatan lainnya melonjak 188,7% (yoy) menjadi Rp 34,24 miliar.
Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 24,71% pada semester I 2025, dari Rp 10,52 triliun menjadi Rp 13,12 triliun. Tabungan tercatat naik 52,26% (yoy) menjadi Rp 6,52 triliun, sementara deposito tumbuh 5,13% (yoy) menjadi Rp 6,56 triliun.
Pencapaian ini menunjukkan BCA Digital tidak hanya memperkuat posisinya melalui layanan yang inovatif, tetapi juga berhasil meningkatkan kinerja keuangan secara signifikan.

