Great Eastern General Insurance Indonesia Bidik Premi Rp 20 Miliar dari Segmen UMKM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Great Eastern General Insurance Indonesia kian agresif memperluas pasar produk asuransi umum ke segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dinilai memiliki potensi besar meski menghadapi risiko tinggi.
“Kita tahu bahwa UMKM memiliki profil risiko yang tinggi. Hanya saja, asuransi tidak bisa melihat bahwa risiko yang tinggi kemudian ditolak. Karena di situ pentingnya asuransi,” ujar Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok, dalam konferensi pers bertajuk ‘One Purpose for a Greater Journey’, di Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Menurutnya, mayoritas pelaku usaha di Indonesia adalah segmen UMKM sehingga pasar ini sangat strategis. Dalam industri asuransi, keputusan underwriting memang mempertimbangkan probabilitas risiko, namun hal tersebut bukan alasan untuk menutup akses perlindungan bagi UMKM.
Baca Juga
Great Eastern Perkenalkan Logo Baru, Perkuat Komitmen Hadirkan Solusi Keuangan Modern
Sebaliknya, dengan riset dan kajian yang tepat, potensi pasar UMKM justru sangat menjanjikan. Great Eastern General Insurance Indonesia menawarkan perlindungan atas risiko utama, seperti kebakaran, ledakan, banjir, angin ribut, kerusuhan, hingga gempa bumi.
Potensi tersebut mulai terlihat dari pertumbuhan lini produk asuransi kebakaran untuk UMKM yang mencatat kenaikan 20% secara year on year (yoy) hingga Juli 2025. Saat ini, segmen UMKM juga menyumbang sekitar 60% dari total premi asuransi kebakaran perusahaan.
Baca Juga
”Jadi, kita melihat bahwa potensi ini akan menarik banyak peminat,” kata Linggawati.
Berdasarkan tren positif itu Great Eastern General Insurance Indonesia menargetkan premi sebesar Rp 20 miliar hanya dalam empat bulan terakhir tahun ini. “Untuk target premi Rp 20 miliar untuk empat bulan terakhir di 2025,” ucapnya.

