Ma’ruf Amin: Sudah Ada Institusi Syariah, Jangan “Tayamum” Terus
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Tokoh Ekonomi Syariah Nasional Ma’ruf Amin mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan lembaga keuangan syariah yang kini telah berkembang pesat di Indonesia. Ia mengibaratkan sebagian masyarakat masih “tayamum” meski “air” sudah tersedia.
“Kalau kita shalat dan tidak ada air, kita boleh tayamum. Tapi kalau sudah ada air tidak boleh tayamum, kalau sudah ada air batal tayamum. Nah, institusi syariah ini kan sudah ada, tapi ini masih tayamum terus. Keenakan tayamum terus,” ujarnya, dalam Sarasehan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Refleksi Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025, Rabu (13/8/2025).
Ma’ruf menekankan bahwa kehadiran ekonomi dan keuangan syariah merupakan jalan untuk membangun bangsa dengan cara yang dirahmati Allah. Menurutnya, syariah dibangun atas prinsip keadilan, kemaslahatan, dan hikmah.
“Kalau rakyat Indonesia belum adil dan makmur, berarti kemerdekaan belum menjadi rahmat bagi bangsa Indonesia. Kita ingin membangun melalui cara-cara yang dirahmati oleh Allah, yaitu dengan cara membangun lewat ekonomi dan keuangan syariah. Karena syariah itulah yang rahmat,” katanya.
Baca Juga
Menteri PPN/Bappenas Sebut Ekonomi Syariah Jadi Pilar Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045
Ia bercerita, 10 tahun lalu fokus pengembangan ekonomi syariah adalah membangun institusi. Kini, tantangannya adalah menghidupkan kembali fikih muamalah yang dahulu hidup di masyarakat, seperti sistem bagi hasil yang kerap diterapkan di daerah dengan istilah Maro bati (berbagi keuntungan, bahasa Jawa).
Ma’ruf menyoroti, sebagian masyarakat yang sebelumnya enggan mengakses lembaga keuangan karena sistem konvensional dianggap riba, kini sudah memiliki alternatif syariah. Namun, peralihan ke lembaga syariah belum sepenuhnya terjadi.
“Market share itu besar sekali. Ada yang belum masuk institusi karena alasan ribawi, sekarang sudah ada yang syariah. Tapi mereka masih tayamum, belum pindah. Bagaimana memindahkan yang tayamum ini?” ucapnya.

