Investasi Emas kian Diminati, Pegadaian Targetkan Deposito Emas 1,5 Ton Tahun 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Investasi emas makin diminati masyarakat, seiring peningkatan kepercayaan terhadap aset safe haven tersebut. Hal ini mendorong PT Pegadaian (Persero) menargetkan kenaikan volume deposito emas mencapai 1,5 ton hingga akhir 2025, dibandingkan volume saat ini sebanyak 1,3 ton.
"Target kami sampai akhir tahun sebanyak 1,5 ton emas. Deposito emas menjadi salah satu produk unggulan Pegadaian," ujar Kepala Divisi Bisnis Bullion Pegadaian, Kadek Eva Suputra, dalam acara Investortrust Power Talk bertema Keren, Muda & Cuan Bersama Bullion Bank di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga
Kadek menekankan bahwa deposito emas masih menjadi ujung tombak investasi Pegadaian karena memberikan return menarik bagi nasabah. "Instrumen ini memang banyak diminati karena selain aman, nasabah juga mendapatkan imbal hasil," jelasnya.
Selain deposito emas, Pegadaian menargetkan pengelolaan emas nasabah mencapai 28 ton pada 2025. Hingga Juli 2025, perusahaan sudah mengelola emas sebanyak 22 ton, dan optimistis bisa memenuhi target seiring meningkatnya minat jual beli emas.
Baca Juga
Bullion Bank, Game Changer Investasi Emas Nasional dan Gaya Hidup Finansial Generasi Muda
Sementara itu, Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan menyatakan bahwa investasi emas tidak harus fisik, karena kini tersedia dalam bentuk digital melalui produk Tabungan Emas Pegadaian.
Menurut Damar, transaksi tabungan emas menunjukkan pertumbuhan signifikan. "Selama April 2025, nilai transaksi naik empat kali lipat dari Rp380 miliar menjadi Rp1,5 triliun. Kami optimistis transaksi akan meningkat hingga 10 kali lipat pada akhir April," pungkasnya.

