Investasi Emas Makin Digandrungi, Deposito Emas Pegadaian Tembus 1 Ton
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengungkapkan, meski saat ini kondisi ekonomi berada dalam ketidakpastian akibat tensi geopolitik Amerika Serikat (AS) dan China yang tak kunjung reda, namun kilau emas semakin terpantau sebagai instrumen investasi safe haven.
“Pegadaian sebagai perusahaan yang sudah berpengalaman dalam bisnis emas siap untuk meng-EMAS-kan Indonesia melalui produk dan layanan yang dimiliki Pegadaian sebagai Bank Emas. Bahkan, transaksi Deposito Emas Pegadaian sekarang sudah di posisi 2 ton,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (23/4/2025).
Di era seperti sekarang, lanjut Damar, investasi emas tidak selalu harus memiliki secara fisik, melainkan juga bisa mempunyainya dalam bentuk digital. Menurutnya, dengan Tabungan Emas Pegadaian akan semakin memudahkan masyarakat dalam berinvestasi di aset safe haven tersebut.
“Selama April 2025 transaksi Tabungan Emas Pegadaian mengalami peningkatan hingga empat kali lipat. Rata-rata transaksi Rp 380 miliar, kini menjadi Rp 1,5 triliun. Kami juga optimis hingga akhir April transaksi ini akan meningkat hingga 10 kali lipat,” katanya.
Damar mengatakan, tidak ada kata terlambat untuk memulai menabung emas. Ia mengimbau agar masyarakat tidak ragu dalam bertransaksi secara digital di Pegadaian, karena stok emas selalu tercukupi.
“Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, di mana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan,” ucapnya.
Baca Juga
Pegadaian Prediksi Tabungan Emas Naik hingga 10 Kali Lipat di Akhir Bulan Ini

