Sri Mulyani: Transisi Energi Butuh Dukungan Multilateral Development Banks
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan tentang pentingnya Multilateral Development Banks untuk menjadi lebih besar, lebih berani, dan lebih baik lagi. Pasalnya, MDB memiliki peran penting guna memenuhi kebutuhan pendanaan bagi pembangunan dan pencegahan perubahan iklim.
Sri Mulyani menyebut kebutuhan pendanaan perubahan iklim dan transisi energi membutuhkan investasi yang sangat besar. Tidak hanya dari sumber publik dan MDB, tetapi juga memerlukan partisipasi modal swasta.
“Sebagai contohnya di Indonesia ketika kita bicara soal perubahan iklim dan transisi energi, kami mengestimasikan dibutuhkan sekitar US$ 286 miliar, dan ini tidak bisa hanya datang dari uang publik,” ujar Sri Mulyani dalam ajang World Econy Forum di Davos, Jumat (19/1/2024).
Pemerintah Indonesia sendiri disebut telah menerapkan berbagai instrumen kebijakan yang tepat untuk pihak swasta, seperti melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), jaminan pemerintah, serta jenis dukungan Pemerintah lainnya.
Selain itu, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa kebutuhan pendanaan untuk perubahan iklim dan pengentasan kemiskinan seharusnya tidak saling berkompetisi, namun saling melengkapi dengan memaksimalkan sumber pendanaan dari publik dan swasta.
“Kita membutuhkan banyak sumber pertumbuhan. Kita punya lebih banyak instrumen untuk mengatasi persoalan kemiskinan, misalnya terkait dengan kemiskinan ekstrim, stunting, akses terhadap pendidikan, kesehatan. Ini semua pasti membutuhkan sumber pendanaan,” terang dia.

