PT Asuransi Candi Utama Catat Kenaikan Premi Neto pada 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Candi Utama mencatatkan kenaikan premi neto sebesar 21,92% pada 2024. Perusahaan ini membukukan kenaikan premi neto sebesar Rp 124,46 miliar pada 2024, dibandingkan 2023 yang sebesar Rp 102,08 miliar.
Dari data yang dikumpulkan tim Datatrust, perusahaan yang berdiri pada 9 Agustus 2018 itu memperoleh hasil pendapatan premi sebesar Rp 350,37 miliar pada 2024. Angka tersebut naik sebesar 18,29% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada Rp 296,21 miliar.
Perusahaan yang dikomandoi Budi Herawan tersebut menutup 2024 dengan perolehan laba bersih yang tumbuh signifikan. Laba bersih yang dibukukan perusahaan naik sebesar 93,35% secara tahunan menjadi Rp 18,08 miliar pada 2024.
Komponen penopang kinerja apik ini yaitu hasil underwriting. Pada 2024, korporasi membukukan pendapatan sebesar Rp 350,37 miliar atau naik 18,44% dibandingkan setahun sebelumnya yaitu Rp 296,21 miliar.
Tetapi, Asuransi Candi Utama mengalami pelemahan investasi. Pada 2024, total investasi yang dibukukan korporasi sebesar Rp 255,07 miliar. Angka tersebut -10,96% dari total investasi pada 2023 yang berada pada Rp 227,11 miliar.
Baca Juga
Asuransi Candi Utama Sukses Cetak Pertumbuhan Laba 95,35% di 2024
Meski kinerja investasi terkesan loyo, perusahaan masih membukukan peningkatan total aset. Asuransi ini mencatat asuransi sebesar Rp 714,33 miliar pada 2024 atau naik 14,41% dibanding tahun sebelumnya yang berada pada angka Rp 624,34 miliar.
Di sisi lainnya, ekuitas perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 7,14% pada 2024. Perusahaan mendapat Rp 229 miliar pada 2023 menjadi Rp 245,99 miliar.
Kesehatan perusahaan juga terjaga. Tercermin dari risk based capital (RBC)-nya yang berada di level 452,78%. Angka ini di atas ambang minimum yang ditentukan regulator sebesar 120%.
Kinerja positif ini menjadi pertimbangan dewan juri Investortrust Best Insurance Award 2025 dan memasukkan Asuransi Candi Utama dalam perusahaan salah satu nomine pemenang kategori perusahaan asuransi umum dengan total aset Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun.

