Manulife dan World Economic Forum Soroti Tantantangan Inovasi Perubahan Demografi di Asia
JAKARTA, investortrust.id - Manulife bersama World Economic Forum melalui inisiatif UpLink meluncurkan survei teranyar bertajuk ‘Innovating for Asia’s Demographic Future Challenge’ untuk mencari solusi inovatif menghadapi perubahan demografi di Asia. Survei mengenai tantangan ini bertujuan mendorong kekuatan finansial jangka panjang, dan kesejahteraan masyarakat.
Global Chief Sustainability Officer Manulife Sarah Chapman mengungkapkan, survei ini mengajak para start up, inovator, dan changemakers untuk mengusulkan solusi dalam tiga bidang utama, yatu kekuatan finansial multigenerasi, penuaan sehat yang merata, serta pemenuhan kebutuhan seumur hidup.
“Untuk membantu masyarakat hidup lebih baik dan lebih lama, kita harus memikirkan kembali pendekatan yang selama ini dilakukan dalam investasi, asuransi, perawatan kesehatan, dan peran serta masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (8/4/2025).
Baca Juga
Manulife Indonesia Tunjuk Lauren Sulistiawati Jadi Presiden Direktur Baru
Pada 2050 mendatang diperkirakan, satu dari empat penduduk di Asia akan berusia di atas 60 tahun karena peningkatan angka harapan hidup dan penurunan tingkat kelahiran. Sarah melihat fenomena ini sebagai sinyal perlunya transisi dari paradigma tradisional yakni sekolah, bekerja, pensiun, menuju siklus kehidupan yang lebih fleksibel.
Dalam laporan Manulife Asia Care Survey, terungkap bahwa kesehatan fisik menjadi faktor krusial dalam menjaga kesejahteraan finansial dan mental. Sementara itu, meningkatnya biaya layanan kesehatan menjadi kekhawatiran utama masyarakat di Asia, khususnya terkait ketersediaan tabungan jangka panjang.
Baca Juga
Jalin Kerja Sama Bancassurance dengan Danamon, Manulife Indonesia Rilis Produk Tradisional Baru
Kepala UpLink World Economic Forum John Dutton mengatakan, inovasi tahap awal adalah kunci untuk mengubah tantangan perubahan demografis yang besar di Asia menjadi peluang nyata. Oleh karena itu pihaknya ingin memberdayakan start up yang akan melampaui batas dan menawarkan solusinya untuk masa depan.
Selanjutnya, 10 pemenang akan mendapatkan akses ke jejaring eksklusif, peluang kerja sama, serta visibilitas yang lebih luas. Manulife juga menyediakan total dana hibah sekitar 200.000 dolar Kanada yang akan dibagikan kepada tiga dari 10 pemenang yang terpilih.
Survei mengenai tantangan ini merupakan bagian kedua dari rangkaian tantangan inovasi dalam kerangka kemitraan multi tahunan antara Manulife dan UpLink. Sebelumnya, tantangan pertama Prospering in Longevity Challenge telah mengumumkan 10 pemenang pada Oktober 2024. Lalu, tantangan ketiga dijadwalkan akan diluncurkan pada 2026 dengan fokus tematik yang baru.

