Sukses Rambah Pembiayaan Syariah, PIS Raih Penghargaan Internasional
JAKARTA, investortrust.id – Inovasi PT Pertamina International Shipping di bidang pembiayaan syariah mendapat apresiasi dalam perhelatan Islamic Finance News (IFN) Awards yangdiselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
PIS meraih penghargaan pada kategori Indonesia Deal of The Year 2024. Penghargaan inidiberikan atas keberhasilan PIS dalam memperoleh fasilitas pembiayaan syariah IjarahMuntahiyah Bi Tamlik sebesar US$ 47 juta atau sekitar Rp 764 miliar dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Pembiayaan dengan skema Ijarah Muntahiyah Bi Tamlik (IMBT) merupakan yang pertama kalinya diterapkan dalam lingkungan Pertamina Group. Adapun pembiayaan ini ditujukan untuk mendanai pembelian dua unit kapal tanker jenis Medium Range. Transaksi ini tidak hanyamencerminkan inovasi PIS dalam diversifikasi sumber pendanaan, tetapi juga memperkuat posisiIndonesia sebagai salah satu pusat keuangan Islam di tingkat global.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan internasional atas komitmen PIS dalam mengembangkan solusi pembiayaan inovatif berbasis syariah. Dengan dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) serta didampingi oleh Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP) selaku legal counsel PT PIS dan Soemadipradja & Taher (S&T) selaku legal counsel BSI,kami berharap model pembiayaan ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi industri maritim dalam mengakses pendanaan yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam,” ujar Diah Kurniawati, Direktur Keuangan PIS dalam siaran pers, Minggu (23/3/2025).
Baca Juga
BSI Catat Penjualan Emas Digital Melesat 240% hingga Pertengahan Maret 2025
Penghargaan IFN Deals of the Year merupakan kategori bergengsi yang telah ada sejak 2006 dengan tujuan memberikan apresiasi kepada institusi keuangan maupun pelaku industri dari berbagai negara dan regional termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Inggris, Uni ArabEmirat, Saudi Arabia hingga Afrika yang berhasil melakukan terobosan fantastis di bidang keuangan syariah. Proses seleksi penghargaan ini dilakukan melalui penilaian panel ahli dariberbagai organisasi independen.
Secara keseluruhan, PIS saat ini mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2023,pendapatan perusahaan meningkat menjadi US$ 3,3 miliar, dengan pencapaian laba tertinggidalam sejarah PIS sebesar US$ 330 juta. Dengan dukungan Pertamina, PIS telah mengembangkan rencana jangka panjang yang menargetkan pendapatan sebesar US$ 9 miliar dalam 10 tahun ke depan.
“Untuk mencapai target tersebut, kami perlu rencana strategis untuk menentukan strukturpermodalan yang optimal, IMBT merupakan salah satu bentuk jenis alternatif pembiayaan yang akan terus kami kembangkan” tambah Diah.
Baca Juga
PIS Raih 8 Penghargaan di 17th Annual Global CSR and ESG Summit and Award
Dengan diraihnya penghargaan ini, PIS semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan pelayaran kelas dunia yang tidak hanya unggul dalam operasional dan layanan, tetapi juga dalam inovasi finansial yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
“PIS akan terus menggali potensi di bidang-bidang pembiayaan baru guna memperkuat struktur permodalan untuk serta mendukung pengembangan industri maritim nasional dan global,” Tutup Diah.

