Indonesia Anti-Scam Centre OJK Diharapkan Lindungi Masyarakat dari Pinjol dan Judol
JAKARTA, investortrust.id -- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin menghadiri acara Pertemuan Tahunan OJK di Gedung JCC Senayan Jakarta, Selasa (11/2/2025). Ia pun mengapresiasi inovasi yang baru diluncurkan Otoritas Jasa keuangan (OJK) Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan atau Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
Sultan menilai inovasi tersebut sangat penting dalam melindungi masyarakat dari berbagai modus penipuan di era digital. "Saya kira inovasi teknologi IASC sangat urgen di tengah maraknya penipuan seperti pinjol dan judi online," kata Sultan dalam keterangannya, Selasa.
Menurut Sultan, kejahatan keuangan digital merupakan kejahatan lintas negara yang berpotensi menganggu perekonomian nasional. Ia berharap, inovasi IASC dapat melindungi masyarakat dari penipuan judi online yang menyedot ratusan triliun uang masyarakat ke luar negeri.
"DPD RI memberikan atensi serius pada isu judi online dan pinjol yang seringkali merugikan masyarakat di daerah. Kita ingin sistem Anti-Scam ini bisa mendeteksi semua aktivitas transaksi masyarakat yang mengarah pada aktivitas ekonomi under ground" ungkapnya.
Baca Juga
OJK Luncurkan IASC dan SIPELAKU, Layanan Penanganan Penipuan Keuangan
Mantan ketua HIPMI Bengkulu itu melanjutkan, selama ini OJK RI telah bekerja maksimal dalam menjaga performa dan melakukan pengawasan sektor jasa keuangan Indonesia. Dengan dikuncurkannya IASC, ia meyakini OJK mampu membantu pemerintahan Prabowo-Gibran lebih baik lagi.
"Posisi OJK sangat strategis dalam mendukung pembangunan nasional khususnya program-program prioritas pemerintah saat ini. Baik program MBG, pembangunan perumahan rakyat, swasembada pangan dan energi serta hilirisasi", ucapnya. (C-14)

