Bank Mandiri Raih Laba Bersih Rp 55,8 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Mandiri Tbk bakal mengumumkan kinerja keuangan kuartal IV-2024 dan keseluruhan tahun 2024 pukul 10.00 WIB. Namun, informasi yang beredar di kalangan analis, Bank Mandiri mencatat laba bersih sebesar Rp 55,8 triliun sepanjang 2024.
Menurut Everson Sugianto, Investment Analyst Stockbit, laba bersih Bank Mandiri selama tahun 2024 mencapai Rp 55,8 triliun, atau meningkat 1,3% secara tahunan (year on year/yoy). Adapun pada kuartal IV-2024, Bank BUMN itu meraih laba bersih sebesar Rp 13,8 triliun, atau turun 14% secara tahunan.
“Hasil ini in-line dengan ekspektasi, setara 99% estimasi konsensus tahun fiskal 2024. Sementara itu, kredit tumbuh sebesar19,5% yoy,” kata Everson.
Sebelumnya, Bank Mandiri BMRI sukses membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 42,02 triliun di kuartal ketiga 2024, tumbuh 7,56% secara year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengungkapkan, total kredit yang berhasil disalurkan pihaknya hingga kuartal III 2024 mencapai Rp 1.590 triliun, tumbuh 20,8% (yoy).
“Pertumbuhan ini antara lain ditopag oleh kredit segmen wholesale yang merupakan core business Bank Mandiri,” ujarnya, dalam paparan kinerja Bank Mandiri kuartal III 2024, secara daring, Rabu (30/10/2024).
Baca Juga
Laba Bank Mandiri (BMRI) Bank Only Tembus Rp 39 Triliun di Kuartal III 2024, Naik 9%
Menurutnya, Bank Mandiri akan terus memfokuskan pada pertumbuhan kredit di sektor-sektor strategis secara berkelanjutan seperti pertanian dan perkebunan, telekomunikasi, energi, industri makanan dan minuman, serta sektor-sektor padat karya di berbagai wilayah.
Sejalan dengan kenaikan kredit, dikatakan Darmawan, rasio kredit bermasalah juga terjaga dengan baik. Tercermin dari non performing loan (NPL) bank only yang berada di level 0,97% di kuartal ketiga tahun ini, atau menurun 39 basis poin (bps) secara tahunan.
Selain kredit, kenaikan laba Bank Mandiri juga ditopang oleh pertumbuhan DPK secara konsolidasi yang tumbuh 14,9% (yoy) menjadi Rp 1.667,5 triliun di kuartal III 2024.
”Peningkatan DPK tersebut antara lain ditopang oleh pertumbuhan dana giro yang meningkat 17,8% (yoy) menjadi Rp 596 triliun dan tabungan yang melesat 12,6% (yoy) menjadi Rp 635 triliun” kata Darmawan.
Baca Juga

