Rampung Akuisisi Bank Victoria Syariah, BTN Siapkan Rencana 'Spin Off' UUS Syariah
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) buka-bukaan rencana pascaakuisisi atas 100% saham Bank Victoria Syariah (BVIS). Disampaikan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, dalam waktu dekat perseroan akan melakukan spin-off unit usaha syariah BTN (BTN Syariah).
"Rencana setelah ini (akuisisi) kita akan spin-off," katanya ditemui usai menghadiri Perayaan Natal Bersama BUMN Tahun 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/1/2025).
Menurut Nixon rencana spin-off terhadap unit usaha syariah ditargetkan akan rampung seluruhnya pada semester I-2025 ini. Sementara itu, Nixon juga menyebut perseroan akan mengumumkan direksi entitas BTN Syariah setidaknya pada Maret 2025 melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) BBTN.
"RUPS para BTN 14 Maret 2025 ini, disitu diputuskan (susunan direksi)," sambungnya.
Baca Juga
BTN Tuntaskan Akuisisi Victoria Syariah, KNEKS : Jadi Katalis Positif Perbankan Syariah Tanah Air
Usai akuisisi, BTN akan menjadi pemilik penuh Bank Victoria Syariah dengan kepemilikan saham sebanyak-banyaknya sebesar 100% dari seluruh modal ditempatkan disetor penuh dalam BVIS dengan total nominal sebesar Rp 1,06 triliun. BTN melakukan pembelian BVIS dengan sumber pendanaan internal yang telah disiapkan sesuai rencana bisnis bank.
Hal yang menarik dari akuisisi Bank Victoria Syariah oleh BTN, Nixon mengistilahkan skema akuisisi ini dengan clean sheet. Langkah pembelian Bank Victoria Syariah tanpa menyertakan DPK dan kucuran kredit dari bank tersebut.
"Modal ada 1 triliun-an, SUN nya 1 triliunan, kita clean base. Yang ditinggal hanya SBN, sama dengan equitynya. Itu yang kita beli, beserta PT-nya, cangkangnya, tapi kreditnya, DPK nya, semua kita minta keluar," jelasnya.
BTN secara resmi mengumumkan telah memulai sebanyak 100% saham PT Bank Victoria Syariah (BVIS). Aksi korporasi itu dilakukan setelah BTN menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA) dengan para pihak pemegang saham BVIS di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
BTN akan mengakuisisi sebanyak 100% saham BVIS dari para pemegang sahamnya, yakni PT Victoria Investama Tbk, PT Bank Victoria International Tbk, dan Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta. Berdasarkan data, Victoria Investama merupakan pemegang saham mayoritas BVIS dengan kepemilikan 80,18% saham, disusul Bank Victoria International sebesar 19,80% dan BHP Jakarta 0,0016%.

