Sustainable Investment di BNP Paribas AM Capai Rp3 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id – Sejak memperkenalkan produk reksa dana bertema Sustainable and Responsible Investment pada tahun 2018, PT BNP Paribas Asset Management memulai dana kelolaan sebesar Rp200 miliar, dan hingga Agustus 2023 telah terkumpul dana kelolaan sebesar Rp 3 triliun.
"Kami mulai di tahun 2018 itu dengan dana kelolaan yang cukup kecil jadi masih di sekitar Rp200 miliar," kata Presiden Direktur PT BNP Paribas Asset Management Priyo Santoso, dilansir Antara, Rabu (27/9/2023).
Namun lambat laun, produk ini berhasil menggalang investasi sebesar Rp3 triliun per Agustus 2023.
Baca Juga
Mandiri Manajemen Investasi Incar AUM Reksa Dana Rp 47 Triliun
Saat memperkenalan produk sejenis pertama kalinya, BNP Paribas memperkenalkan tema ESG ke dalam proses investasi ke dalam reksa dana syariah berbasis efek luar negeri. Pada saat itu, kesadaran investor dan investment di equity market di Indonesia memang masih belum cukup.
Kemudian, pada 2018, perusahaan menerbitkan produk reksa dana bertema Sustainable and Responsible Investment, sebagai salah satu cikal bakal tumbuhnya minat investor di Indonesia pada isu keberlanjutan.
Priyo menuturkan untuk mendorong peningkatan investasi berkelanjutan, sejak awal 2022 pihaknya juga sudah melakukan pendekatan dengan berbagai perusahaan, termasuk perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga
Investasi Reksa Dana Bebas Pajak, Tapi Jangan Lupa Ada Biaya Ini Lho...
Dalam kesempatan tersebut Priyo juga menyampaikan bahwa potensi investasi berkelanjutan di Indonesia masih terbuka lebar. Untuk mengoptimalkannya dibutuhkan akses ke sumber pendanaan termasuk investasi, baik dari dana publik maupun swasta.
"Investasi berkelanjutan di Indonesia terus meningkat dan PT BNP Paribas Asset Management merupakan salah satu pelopor penerapan investasi berkelanjutan di Indonesia yang menawarkan produk investasi berbasis environmental, social, and governance (ESG) pada 2016," kata Priyo.

