Duh! 70% Warga RI Tak Punya Tabungan, KNEKS Beberkan Sejumlah Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menyoroti fakta yang cukup mengejutkan mengenai keuangan masyarakat Indonesia. Dimana, hampir 70% masyarakat tidak memiliki tabungan.
Hal itu diungkapkan Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh GoodStats untuk memberikan gambaran terkait perilaku finansial masyarakat Indonesia.
"Tapi ini yang penting kita highlight sekarang. Masalah di kita ini yang harus kita selesaikan adalah, kalau ada survei yang dilakukan oleh GoodStats ini, ternyata hampir 70% dari masyarakat kita ini tidak menabung," ujar Sutan dalam acara Forum Jurnalis Jagoan (FJJ) dengan tema “Mengoptimalkan Potensi Perbankan dan Investasi Syariah di Era Digital” di Kantor Pusat Bank Jago, Menara BTPN, Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Menurut survei GoodStats, hanya 30,1% responden yang tercatat memiliki tabungan, sedangkan hampir 70% sisanya saat ini sedang tidak menabung. Mereka yang menabung pun tercatat tidak mampu menyisihkan pendapatannya secara rutin untuk ditabung. Sebanyak 23,4% responden mengaku masih belum konsisten dalam menabung.
Baca Juga
RUPSLB Bank Jago (ARTO) Sahkan Pengunduran Diri Peterjan van Nieuwenhuizen, Berikut Profilnya
Sehubungan dengan hal tersebut, Sutan membeberkan bahwa masyarakat kurang memiliki rencana finansial yang baik, dan tidak mempunyai prioritas pengeluaran.
Kemudian, kesalahan yang biasa terjadi dalam mengelola finansial selanjutnya adalah menimbun utang atau ikut permainan taruhan untuk mendapatkan uang lebih. Lalu, tidak memiliki akses dan pemahaman tentang layanan dan produk keuangan.
"Hidup penuh gengsi, boros, dan berlebihan. Nah, padahal sebenarnya layanan perbankan syariah kan lengkap ya, perbankan syariah ada macam-macam, ada semua jenis," ungkap Sutan.
Selain itu, tidak produktif, malas mencatat pengeluaran sehari-hari, serta bersifat impulsive dan tidak bisa menahan nafsu komsumtif juga menjadi kesalahan yang biasa terjadi dalam mengelola finansial.
Sebagai tambahan informasi, GoodStats melakukan survei bertajuk Perilaku Mengelola Keuangan Masyarakat 2024. Survei ini melibatkan responden dari berbagai kelompok usia dan tempat tinggal, memberikan cerminan menyeluruh terkait perilaku pengelolaan keuangan 2024.

