BSI Jamin Keamanan Data dan Transaksi Nasabah di SuperApp BYOND
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan meluncurkan SuperApp BYOND by BSI pada 9 November mendatang. Guna menjamin keamanan data maupun proses transaksi nasabah, bank berkode saham BRIS ini mengimplementasikan berbagai standar keamanan tingkat tinggi.
Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih mengungkapkan, semua fitur dalam aplikasi BYOND by BSI telah melalui proses uji keamanan yang ketat, termasuk grey box, black box, dan white box.
-
Grey boxMetode ini merupakan kombinasi dari black box dan white box, di mana penguji mendapatkan informasi yang terbatas dari sistem internal. Informasi yang diberikan dapat berupa diagram alur logika aplikasi, kredensial tingkat rendah, atau peta infrastruktur jaringan.
-
Black boxMetode ini hanya mempertimbangkan perilaku eksternal sistem, tanpa memperhitungkan cara kerja internal perangkat lunak. Penguji hanya memiliki informasi publik tentang target, seperti yang dimiliki oleh peretas eksternal.
-
White boxMetode ini digunakan untuk menguji perangkat lunak dengan mempertimbangkan cara kerja internalnya. Penguji memiliki semua informasi jaringan dan sistem.
“Jadi semua fitur itu melewati penetration test,” ujarnya, dalam acara BYOND by BSI Pre-Grand Launching Press Conference, di Jakarta, Senin (4/11/2024).
Baca Juga
Dorong Transformasi Digital, BSI Bakal Luncurkan SuperApp BYOND
Kemudian, lanjut Saut, BSI juga telah menerapkan hardware security module (HSM), yakni sebuah teknologi yang dirancang khusus untuk melindungi informasi sensitif seperti personal identification numbers (PIN) dari nasabah.
Di sisi bersamaan, superapp BYOND juga dilengkapi dengan fraud detection system. “Contohnya, jika nasabah biasanya bertransaksi pada siang hari tetapi tiba-tiba ada transaksi di tengah malam dengan transfer nominal yang kecil-kecil tapi banyak, itu bisa tertangkap oleh fraud detection system,” katanya.
Baca Juga
BSI Andalkan Digitalisasi untuk Perkuat Penetrasi Keuangan Syariah
Sementara itu, Senior Vice President (SVP) Digital Banking Retail BSI Riko Wardhana mengatakan, superapp BYOND dibangun dengan standar keamanan yang tak hanya fokus pada perlindungan data nasabah, tapi juga memastikan keamanan seluruh proses transaksi.
“Makanya kalau dilihat untuk (prosedur) perpindahan aktivasi itu kita lengkapi dengan nomor kartu, informasi detail rekening, kemudian ada face recognition. Itu adalah semua upaya dari kita untuk memastikan bahwa itu adalah nasabah yang valid,” ucap dia.
Dengan penerapan sistem keamanan berlapis, BSI berharap dapat meningkatkan rasa aman kepada nasabah dalam bertransaksi melalui superapp BYOND.

