Astra Financial Bukukan Laba Bersih Rp 7,9 Triliun, Tumbuh 30% di 2023
JAKARTA, investortrust.id - Divisi jasa keuangan dari PT Astra International Tbk (ASII), Astra Financial membukukan laba bersih sebesar Rp 7,9 triliun, tumbuh 30% sepanjang tahun 2023.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, Astra Financial mencatatkan total aset senilai Rp 185 triliun, naik 4,5% sebesar Rp 177 triliun dari 2022.
Peningkatan ini didukung pertumbuhan portofolio bisnis yang signifikan pada sektor pembiayaan dan asuransi, serta pengembangan layanan keuangan berbasis digital.
"Pencapaian Astra Financial selama empat dekade berkat dedikasi manajemen, karyawan, serta mitra usaha, yang didukung penuh oleh pemangku kepentingan yaitu pelanggan, regulator, media dan pihak lain yang telah memberikan kepercayaan kepada Astra Financial selama ini," ujar Direktur Astra dan Director-in-Charge Astra Financial, Suparno Djasmin dalam keterangan resminya yang diterima investortrust.id, Selasa (26/3/2024).
Secara rinci, Suparno Djasmin menyampaikan, pada 2023 Astra Financial mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif.
Baca Juga
Tumbuh 100%, Moxa by Astra Financial Cetak GMV Rp 2,4 Triliun di 2023
"Sektor pembiayaan menyalurkan dana Rp128 triliun, tumbuh sebesar 14% dibandingkan tahun 2022," terangnya.
Kemudian, sektor asuransi, perusahaan asuransi umum, yaitu Asuransi Astra, mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 14% menjadi Rp 1,4 triliun. Di sisi lain, perusahaan asuransi jiwa, yaitu Astra Life, mencatatkan peningkatan premi bruto sebesar 2% menjadi Rp6,1 triliun.
Selanjutnya, sektor perbankan, Bank Jasa Jakarta membukukan total aset sebesar Rp 11,2 triliun dengan penyaluran pinjaman senilai Rp 3,8 triliun di tahun 2023.
Layanan digital perbankan yang diluncurkan pada November 2023 lalu, Bank Saqu telah mencatatkan 500 ribu pengguna hingga Februari 2024.
Adapun untuk sektor dana pensiun, pengelolaan dana pensiun swasta terbesar di Indonesia lebih dari Rp 15 triliun oleh Dana Pensiun Astra.
"Sektor teknologi financial, Maucash mencatatkan penyaluran pembiayaan Rp3,1 triliun dengan 20 juta unduhan," katanya.
Selain itu, sektor uang elektronik, AstraPay mencatatkan Gross Transaction Value (GTV) senilai Rp 42 triliun dengan lebih dari 12 juta pengguna. Lalu, sektor digital ventura, Moxa sebagai Astra Financial Wealth Hub, mencatatkan GTV 3,9 triliun dengan 19,7 juta unduhan.
Di sisi lain, SEVA yang merupakan platform pencarian mobil dari Astra Financial dengan total GTV lebih dari 11,7 triliun dengan penjualan 24 ribu mobil kepada konsumen.

