Usai Pemangkasan BI Rate, Bank Danamon Rekomendasikan Investasi di Instrumen Pendapatan Tetap. Kenapa?
JAKARTA, investortrust.id - Penurunan suku bunga acuan atau BI Rate dari 6,25% menjadi 6,00% berdampak positif terhadap pasar keuangan di dalam negeri. Dalam kondisi ini, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menilai instrumen pendapatan tetap prospektif ke depannya.
Menurut Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang, dengan pemangkasan suku bunga acuan berpotensi besar mendukung masuknya arus dana dari investor asing ke instrumen keuangan domestik.
“Mengingat inflasi domestik yang rendah, terjaganya kestabilan makroekonomi domestik, serta imbal hasil di domestik yang masih lebih tinggi dari negara peers lainnya sehingga pada akhirnya nilai tukar rupiah pun bisa stabil dan cenderung menguat,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (9/10/2024).
Dengan penurunan suku bunga ini, lanjut Evalita, investasi di instrumen pendapatan tetap seperti obligasi dan reksa dana pendapatan tetap menjadi menarik karena return yang lebih tinggi. Apalagi, kini pemerintah tengah membuka penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI), yaitu ORI026 yang terdiri dari ORI026T3 dengan kupon 6,3% untuk tenor tiga tahun.
Baca Juga
Per September, Jumlah Pengguna dan Nilai Transaksi Kartu Kredit Danamon Grab Naik Dua Kali Lipat
Serta ORI026T6 dengan kupon 6,4% (untuk tenor enam tahun) per tahun. ORI26 ini dapat dibeli pada 30 September 2024 hingga 24 Oktober mendatang, selain itu juga dapat dipesan melalui e-SBN atau online melalui platform investasi digital dan aplikasi perbankan digital yang telah menjadi mitra distribusi ORI026.
“Seiring dengan dinamika yang terjadi, sektor perbankan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat beradaptasi memenuhi kebutuhan informasi dan rekomendasi seputar investasi,” kata Evalita.
Baca Juga
Danamon Perkuat Komitmen dengan Layanan Danamon Privilege di Danamon Financial Friday 2024
Selain itu, lanjut dia, perbankan termasuk Bank Danamon juga menyediakan produk dan layanan yang diperlukan untuk investasi melalui layanan wealth management sehingga nasabah dapat memaksimalkan keuntungan investasi.
Sementara itu, Consumer Funding & Wealth Business Head Bank Danamon Ivan Jaya mengungkapkan, sebagai organisasi yang customer-centric, Danamon senantiasa berupaya menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan pasar untuk membantu nasabah dalam membuat keputusan terbaik dalam berinvestasi.
”Danamon berkomitmen untuk menghadirkan rekomendasi produk investasi yang tepat, timely, relevan, dan dilengkapi dengan rangkaian produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko tiap nasabah,” ucapnya.
“Serta kemudahan untuk berinvestasi baik secara offline maupun online melalui aplikasi D-Bank PRO, sehingga nasabah kami dapat berinvestasi di mana saja dan kapan saja,” sambung Ivan.

