Perkuat Industri Syariah, OJK Kerja Sama dengan Bank Negara Malaysia
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memperkuat industri syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pertemuan bilateral dengan Bank Negara Malaysia (BNM) untuk membahas kerja sama dan potensi kolaborasi perbankan syariah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, pertemuan tersebut secara khusus membahas inisiatif dalam mengembangkan kebijakan climate risk management, aspek pengaturan dan pengawasan terhadap aktivitas green finance.
Serta upaya meningkatkan implementasi dari sustainable finance melalui knowledge sharing terkait best practices dan climate risks. Selain itu, Mahendra menyebut pertemuan tersebut jadi agenda bermanfaat untuk membahas keuangan dan ekonomi kedua negara.
Baca Juga
OJK Tingkatan Literasi Keuangan Digital Mahasiswa Lewat Ajang OJK Mengajar di Universitas Bengkulu
“Pertemuan ini membahas tentang pembiayaan dan perbankan syariah, dan menyangkut keuangan berkelanjutan dan climate risk, serta bidang lain yang menjadi kepentingan bersama dengan skala yang lebih besar,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Sabtu (28/9/2024).
Sementara itu, Gubernur BNM Rasheed Ghaffour mengaptesiasi pertemuan bilateral OJK dan BNM yang akan sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Baca Juga
OJK Cabut Izin Pembentukan Unit Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia
“Pertemuan ini merupakan kesempatan yang baik vagi kami untuk memperkuat dan memperluas kerja sama,” katanya.
Selain itu, keduanya juga melakukan amandemen terhadap memorandum of understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada 29 April 2016 yang masih berlaku hingga saat ini. OJK dan BNM sepakat menambahkan area kerja sama terkait financial technology lewat amandemen tersebut.

