Pengembang Tol Cimanggis-Cibitung Raih Pembiayaan Sindikasi Senilai Rp 7,4 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) menandatangani jaminan atas fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp 7,4 triliun dari empat bank yang dipimpin PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
“Biaya proyek Tol Cimanggis-Cibitung itu adalah Rp 10,6 triliun. Jadi dengan perjanjian sindikasi ini, CCT bisa dibilang telah fundraising untuk utang Rp 7,4 triliun,” kata Direktur Keuangan CCT, Yefri Rahardja di Hotel St Regis, Jakarta, Kamis (26/9/2024).
Kerja sama ini diawali sebelumnya oleh Direktur Utama PT CCT Indar Barung dengan perbankan sebagai pihak kreditur, yaitu BBNI, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua pada 11 September 2024.
Baca Juga
Investasi Rp 10,6 Triliun, Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2B Resmi Beroperasi
Dia menerangkan, fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp 7 triliun lebih tersebut menggantikan fasilitas sindikasi eksisting secara keseluruhan dengan masa penarikan sampai dengan Desember 2024 dan masa pengembalian hingga tahun 2038.
Sementara itu, Yefri mengatakan, refinancing ini meminimalisir profil risiko perusahaan, karena ada perubahan tingkat suku bunga yang semula sebesar 7,375% menjadi 7,125%, sehingga dapat dicapai penghematan sebesar Rp 310 miliar sampai berakhirnya periode pembiayaan sindikasi).
“Dulu kita sudah pernah ada credit junior loan di IIF (PT Indonesia Infrastructure Finance), itu masih stay nilainya outstanding Rp 300 miliaran. Jadi krediturnya bisa dibilang sekarang lima itu saja dari yang tadinya 25 (kreditur),” ucap dia.
Sebagai informasi, Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang diresmikan tanggal 9 Juli 2024 oleh Wakil Presiden, Ma’ruf Amin adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 26,18 km dan merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang dikelola oleh PT CCT selaku pemegang hak konsesi jalan tol dengan total investasi sebesar Rp 10,6 triliun.
Baca Juga
CCT merupakan operator jalan tol yang mayoritasnya dimiliki PT Sarana Multi Infrastruktur mencapai 55% dan PT Waskita Toll Road (35%). Sisanya dikuasai PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan PT Bakrie Toll Road masing-masing sebesar 5%.
Sejak dioperasikan secara penuh pada 10 Juli 2024, Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang melintasi Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi telah menjadi salah satu rute alternatif dan akses penghubung bagi masyarakat dan pelaku industri.
Tentunya, hal tersebut dapat memberikan dampak pada peningkatan kelancaran mobilitas, pergerakan komuter dan logistik, sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan perekonomian daerah.

