Tanggapi Fenomena “Makan Tabungan”, BCA Optimistis Kondisi Makin Baik di Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA Santoso tidak memungkiri adanya fenomena “makan tabungan” yang terjadi khususnya di kalangan nasabah menengah ke bawah. Hal tersebut didorong sejumlah hal, utamanya karena biaya kebutuhan semakin meningkat dipicu kondisi perekonomian yang masih belum pasti.
“Tantangannya di (kelas) menengah ke bawah karena jumlah average balance (saldo rata-rata tabungan) itu relatif tidak banyak tumbuh,” ujarnya, usai pengumuman pemenang progam Gebyar Hadiah BCA 2024, yang digelar di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (23/9/2024).
Bahkan, lanjut Santoso, di segmen-segmen tertentu saldo rata-rata tabungannya lebih rendah dalam enam bulan terakhir. “Di sini kesimpulannya memang terutama mereka sekarang dalam posisi survive mode, mungkin juga ada yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja) atau mungkin bisnisnya lagi sepi. Jadi mungkin itu adalah realita,” katanya.
Baca Juga
Dikatakan Santoso, selain menengah ke bawah, segmen nasabah kelas atas juga terdampak ketidakpastian ekonomi. Banyak nasabah kelas atas BCA yang merupakan pebisnis, mengalami tantangan dalam pertumbuhan bisnisnya. Namun santoso tidak menyebut secara spesifik segmen ini juga mengalami fenomena “makan tabungan”.
“Kalau (segmen nasabah) atas sesuai dengan income-nya dan rata-rata mereka pebisnis, bisnis masih bekerja namun memang pertumbuhannya mulai rada berat. Karena kebanyakan justru banyak sekali pebisnis lingkup bisnisnya sedang mengalami slow down,” ucap dia.
Baca Juga
Namun begitu, pihaknya tetap optimistis dengan pergantian pemerintahan baru mendatang yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, termasuk kepala daerah, diharapkan dapat mempercepat akselerasi ekonomi di dalam negeri. Ditambah, penurunan suku bunga, yang secara langsung maupun tidak akan menarik investor luar untuk datang ke Indonesia.
“Ini menunjukkan satu optimisme, kami percaya situasi ini tentunya akan kita sikapi secara optimis ke depan,” ujar Santoso.

