Pembiayaan Tumbuh 81% Tapi Bank Aladin (BANK) Masih Rugi Rp 145,74 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Aladin Syariah Tbk atau Bank Aladin Syariah (BANK) melaporkan kinerja kuartal III-2023, dengan mencatatkan rugi bersih Rp 145,74 miliar, turun tipis dari posisi rugi bersih periode yang sama tahun lalu Rp 146,42 miliar.
Meski masih menderita rugi, BANK ini mampu meningkatkan aktivitas penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran pembiayaan. Sampai dengan bulan September 2023, aplikasi Bank Aladin Syariah tercatat telah diunduh sebanyak lebih dari 5 Juta nasabah. Sedangkan pengguna yang teregistrasi secara aktif mencapai lebih dari 3 juta nasabah di seluruh Indonesia. Jumlah yang teregistrasi ini naik 36% dari posisi Juni 2023.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Dyota Marsudi mengatakan, kenaikan ini didorong dari pertumbuhan DPK Bank Aladin Syariah pada kuartal III-2023 yang naik hingga 256% dibandingkan dengan posisi Desember 2022.
Baca Juga
Tumbuh Tipis-Tipis, Bank Danamon (BDMN) Catat Laba Bersih 2,6 Triliun
“Sampai dengan kuartal III tahun 2023 ini, kami telah melakukan banyak pencapaian kinerja yang memberikan impact positif bagi Bank Aladin Syariah. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna yang teregistrasi dan penghimpunan DPK yang terus meningkat,” kata Dyota dalam keterangan tertulis, Selasa (31/10/2023).
Sementara, pembiayaan Bank Aladin Syariah tercatat 81% dibandingkan posisi Desember 2022. Kenaikan ini berasal dari kolaborasi ekosistem Bank Aladin Syariah dengan Alfamart group dalam penyaluran produk pembiayaan invoice financing, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan investasi untuk nasabah UMKM & korporasi, serta pembiayaan multiguna untuk nasabah ritel.
“Dari kolaborasi ini kualitas pembiayaan Bank Aladin Syariah terjaga sangat baik dengan rasio NPF di level 0,00%,’’ ujarnya.
Baca Juga
Sementara itu dari sisi aset Bank Aladin Syariah pada kuartal III tahun 2023 berhasil tumbuh 28% dibandingkan pada posisi Desember 2022. Sedangkan pendapatan pengelolaan dana bank sebagai mudharib juga mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 393% YoY.
“Di awal tahun ini, Bank Aladin Syariah telah meluncurkan QRIS, Corporate Internet Banking, serta produk deposito untuk memperluas layanan perbankan ke segmen ritel dan segmen korporasi. Bank Aladin Syariah juga terus mengembangkan fitur produk tabungan Ala Impian dan Ala Dompet dengan berbagai manfaat yang tentunya sesuai dengan prinsip Syariah” kata Dyota.
Selain itu, kata dia, BANK juga terus melakukan kerja sama strategis bersama mitra-mitra guna memberikan layanan digital yang berkualitas untuk dapat mendorong inklusi keuangan masyarakat di Indonesia. Kinerja yang solid ini memperkuat bisnis Bank Aladin Syariah dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan Good Corporate Governance.

