Bank Aladin Syariah (BANK) Optimistis Tumbuh di 2026, Fokus Perkuat CASA dan Pembiayaan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) menargetkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sepanjang 2026 dengan memperkuat ekosistem digital, meningkatkan penghimpunan dana murah (CASA), serta memperluas penyaluran pembiayaan melalui kolaborasi strategis.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, mengatakan perseroan akan fokus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna membangun ekosistem layanan keuangan syariah digital yang lebih luas dan terintegrasi.
"Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat perannya sebagai bank syariah digital yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan layanan yang relevan, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Koko usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang digelar secara virtual, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga
Bank Aladin Syariah Gandeng Muhammadiyah Distribusikan Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Hingga kuartal I 2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp 23,3 miliar. Perseroan menilai capaian tersebut menjadi indikasi positif atas efektivitas strategi bisnis yang dijalankan serta penguatan fundamental perusahaan.
Untuk mendorong pertumbuhan pada tahun ini, perseroan akan memperluas produk dan layanan melalui aplikasi digital, jaringan offline milik mitra strategis, serta optimalisasi jaringan ATM BCA untuk layanan tarik tunai tanpa kartu.
Di sisi pendanaan, Bank Aladin Syariah berupaya meningkatkan penghimpunan dana murah melalui akuisisi nasabah secara organik maupun integrasi dengan ekosistem mitra. Perseroan juga akan mengoptimalkan segmen Aladin Premier yang menyasar nasabah ritel kelas menengah atas guna memperkuat basis dana ritel.
Sementara pada sektor pembiayaan, Bank Aladin Syariah berencana memperluas kerja sama penyaluran pembiayaan bersama berbagai mitra strategis melalui produk yang lebih inovatif dan kompetitif, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset.
Selain ekspansi bisnis, perseroan juga menempatkan penguatan teknologi informasi sebagai salah satu prioritas utama. Langkah tersebut akan diiringi peningkatan tata kelola perusahaan, penguatan struktur organisasi, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Baca Juga
Bank Aladin Syariah dan BAZNAS RI Sinergikan Layanan Kurban Digital melalui Ala Berbagi
Sebagai fondasi ekspansi 2026, Bank Aladin Syariah mencatat pertumbuhan sepanjang 2025. Total aset perseroan mencapai Rp 14,4 triliun atau meningkat 53,89% secara tahunan (year on year/yoy). Laba bersih melonjak 304,48% menjadi Rp 150,7 miliar.
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 92,18% yoy menjadi Rp 10,4 triliun, sementara penyaluran pembiayaan meningkat 9,58% yoy menjadi Rp 5,2 triliun. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) tetap terjaga kuat pada level 49,3%.
Jumlah nasabah juga terus bertambah hingga mencapai 3,7 juta pengguna pada akhir 2025, meningkat 12,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

