Ciputra Life Bidik Premi Rp 600 Miliar hingga Akhir Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) membukukan total pendapatan premi sebesar Rp 295,1 miliar pada semester I 2024 atau tumbuh sebesar 46% dibandingkan semester I tahun 2023. Adapun pada tahun 2024 ini, Ciputra Life ditargetkan dapat meraup premi sebesar Rp 600 miliar, naik dari posisi Rp 460,1 miliar pada tahun 2023.
Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso mengatakan, pencapaian pendapatan premi ini mayoritas didorong oleh kontribusi dari produk asuransi jiwa kredit, baik untuk melindungi nasabah yang mengambil kredit KPR maupun kredit kendaraan bermotor. Pemasaran produk asuransi jiwa kredit dilakukan dengan cara bekerja sama dengan bank dan perusahaan pembiayaan.
Sampai saat ini, Ciputra Life telah bekerja sama dengan lebih dari 20 bank dan perusahaan pembiayaan. Selain asuransi jiwa kredit, Ciputra Life juga memasarkan produk asuransi kesehatan dan jiwa traditional sederhana, yang dipasarkan melalui saluran distribusi telemarketing dan digital, yaitu melalui program Ciputra Entrepreneurs Club.
“Dari total premi bila dirinci asuransi jiwa kredit berkontribusi 80% dan sisanya 20% asuransi ritel,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/8/2024).
Baca Juga
Bidik Pasar Korporat, Ciputra Life Luncurkan Ciputra Medical Insurance
Seiring dengan kenaikan premi, Ciputra Life juga ditargetkan bisa memperoleh laba bersih di atas Rp 30 miliar pada tahun ini. Di mana, hingga posisi Juli sudah diraih Rp 20 miliar.
Hengky mengatakan, Ciputra Life yang baru berusia tujuh tahun ini berhasil mencetak laba komprehensif sebesar Rp 8,45 miliar di tahun 2023. Tercatat, Ciputra Life pertama kali mencetak laba komprehensif di tahun ke-6 beroperasi yaitu sebesar Rp 460 juta di tahun 2022. Hal ini menjadikan Ciputra Life sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwabaru di Indonesia yang tercepat dalam mencetak laba bersih.
“Tren positif pertumbuhan laba komprehensif ini terus berlanjut pada semester I tahun 2024, di tengah gejolak tekanan pasar saham maupun obligasi, Ciputra Life berhasil membukukan laba komprehensif pada akhir Juni 2024 sebesar Rp 10,85 miliar atau tumbuh sebesar 127% dibandingkan semester I tahun 2023” ujar Hengky.
Baca Juga
Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso memaparkan, seiring dengan pertumbuhan pendapatan premi dan laba yang positif, Ciputra Life mampu menjaga rasio kecukupan modal yang kuat yang tercermin dalam pencapaian risk based capital ratio (RBC) sebesar 262% pada akhir tahun 2023. Jauh di atas ketentuan minimum yang ditentukan regulator sebesar 120%.
Lebih lanjut, Ciputra Life telah membayarkan klaim sebesar Rp 63 miliar sepanjang tahun 2023, meningkat sebesar 18% dibandingkan tahun 2022. Di mana, klaim terbesar terjadi pada tahun 2021 seiring Covid-19 yang meledak. Di sisi lain aset perseroan diyakini sebelum akhir tahun ini sudah mencapai angka Rp 1 triliun.

