Ini 36 Perusahaan Asuransi Terbaik Versi Investortrust.id, Cek
JAKARTA, Investortrust.id – Sebanyak 36 (tigapuluh enam) perusahaan asuransi dinyatakan sebagai perusahaan terbaik dalam ajang pemberian penghargaan Investortrust Best Insurance 2024. Pemberian penghargaan Investortrust Best Insurance 2024 dengan tema “Reformasi Perasuransian untuk Mengembalikan dan Menumbuhkan Kepercayaan Masyarakat” ini digelar di Financial Hall, Jakarta, 25 Juli 2024 oleh Investortrust.id sebagai portal data dan berita ekonomi independen yang fokus pada masalah bisnis, keuangan, investasi langsung, dan investasi portofolio, khususnya pasar modal.
Disampaikan Chief of Executive Officer PT Investortrust Indonesia Sejahtera selaku publisher Investortrust.id, Primus Dorimulu, penghargaan diberikan kepada 12 perusahaan asuransi jiwa, 15 perusahaan asuransi umum, dan satu perusahaan reasuransi. Sementara itu 9 perusahaan mendapatkan penghargaan Special Award, yang salah satunya juga mendapatkan predikat asuransi terbaik di segmen asuransi jiwa.
Baca Juga
Asuransi Hadapi Banyak Tantangan, dari Turunnya Unit Link sampai Lonjakan Klaim
“Pemeringkatan di ajang Investortrust Best Insurance 2024 bertujuan untuk memberikan pengakuan kepada perusahaan asuransi yang menunjukkan kinerja keuangan yang baik, pertumbuhan yang konsisten, dan manajemen risiko yang efektif selama periode 2019-2023. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil analisis data keuangan dan kriteria pemeringkatan yang ketat,” kata Primus Dorimulu di Jakarta, 25 Juli 2024.
Dalam proses seleksi dan pemeringkatan perusahaan-perusahaan asuransi dan reasuransi ini, Investortrust.id menggaet sejumlah praktisi yang amat memahami karakter industri sebagai tim juri. Para tim juri terdiri atas Ketua Tim Juri S Budisuharto yang sebelumnya kerap menjabat berbagai posisi dewan direksi di sejumlah perusahaan asuransi, anggota tim juri Kapler Marpaung yang juga anggota Dewan Kehormatan Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI), Chairman of Financial Planner Association (FPA) Indonesia Tri Djoko Santoso, dan Primus Dorimulu dari Investortrust.id.
Baca Juga
AAJI Sebut Pembentukan Internal Audit Forum akan Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Asuransi
Dalam proses penilaian, perusahaan-perusahaan asuransi jiwa dibagi atas empat kelas aset, yakni kelas aset di antara Rp 1 triliun – Rp 5 triliun, lalu kelas aset antara Rp 5 triliun – Rp 10 triliun, kelas aset antara Rp 10 triliun – Rp 25 triliun, dan kelas aset di atas Rp 25 triliun.
Sementara perusahaan asuransi umum juga dibagi dalam lima kelas aset berbeda, yakni kelas aset antara Rp 250 miliar – Rp 500 miliar, kelas aset antara Rp 500 miliar – Rp 1 triliun, kelas aset di atas Rp 1 triliun – Rp 2 triliun, kelas aset antara Rp 2 triliun – Rp 5 triliun, dan kelas aset terbesar yakni di atas Rp 5 triliun. Sementara itu untuk perusahaan reasuransi tidak dibagi per kelas aset karena sedikitnya perusahaan yang diseleksi.
Sejumlah perusahaan asuransi jiwa dan perusahaan asuransi umum, serta reasuransi yang ditetapkan sebagai perusahaan terbaik tahun ini versi Investortrust.id adalah:
|
No |
Kategori |
Kategori |
|
|
Asuransi Jiwa |
|||
|
I |
Aset di atas Rp 25 Triliun |
1 |
PT Asuransi Jiwa IFG |
|
2 |
PT AXA Mandiri Financial Services |
||
|
3 |
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia |
||
|
II |
Aset di atas Rp 10 Triliun – Rp 25 Triliun |
4 |
PT Great Eastern Life Indonesia |
|
5 |
PT Asuransi BRI Life |
||
|
6 |
PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya |
||
|
III |
Aset di atas Rp 5 Triliun – Rp 10 Triliun |
7 |
PT Asuransi Jiwa Astra |
|
8 |
PT Axa Financial Indonesia |
||
|
9 |
PT FWD Insurance Indonesia |
||
|
IV |
Aset di atas Rp 1 Triliun – Rp 5 Triliun |
10 |
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia |
|
11 |
PT Chubb Life Insurance Indonesia |
||
|
12 |
PT Asuransi Jiwa BCA |
||
|
Asuransi Umum |
|||
|
I |
Aset di atas Rp 5 Triliun |
1 |
PT Asuransi Astra |
|
2 |
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk |
||
|
3 |
PT BRI Asuransi Indonesia |
||
|
II |
Aset di atas Rp 2 Triliun – Rp 5 Triliun |
4 |
PT Asuransi Umum BCA |
|
5 |
PT Asuransi Perisai Listrik Nasional |
||
|
6 |
PT Asuransi MSIG Indonesia |
||
|
III |
Aset di atas Rp 1 Triliun – Rp 2 Triliun |
7 |
PT Asuransi Simas Insurtech |
|
8 |
PT Asuransi Umum Mega |
||
|
9 |
PT Asuransi Total Bersama |
||
|
IV |
Aset di atas Rp 500 Miliar – Rp 1 Triliun |
10 |
PT Asuransi Candi Utama |
|
11 |
PT Avrist General Insurance |
||
|
12 |
PT Citra International Underwriters |
||
|
V |
Aset di atas Rp 250 Miliar – Rp 500 Miliar |
13 |
PT Asuransi Sumit Oto |
|
14 |
PT Asuransi Digital Bersama |
||
|
15 |
PT Asuransi Umum Seainsure |
||
|
Reasuransi |
1 |
PT Reasuransi Nusantara Makmur |
|
Pada ajang pemberian penghargaan di Investortrust Best Insurance 2024 kali ini, Tim Juri juga memberikan penghargaan khusus atau Special Award pada 9 (sembilan) perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum, serta asuransi sosial dengan sejumlah kriteria yang menjadi kelebihan masing-masing perusahaan dibandingkan koleganya di industri. Adapun penghargaan khusus atau special award diberikan kepada:
|
Penghargaan Khusus |
|||
|
1 |
Largest Net Income in Five Years (Aset di atas Rp 25 Triliun) |
: |
PT Prudential Life Insurance |
|
2 |
Largest Investment 2023 (Aset di atas Rp 25 Triliun) |
: |
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia |
|
3 |
Best return on Asset 2023 (Aset di atas Rp 25 Triliun) |
: |
PT AIA Financial |
|
4 |
Largest Investment 2023 (Aset di atas Rp 10 Triliun - Rp 25 Triliun) |
: |
PT BNI Life Insurance |
|
5 |
Best Equity Growth (Aset di atas Rp 10 Triliun - Rp 25 Triliun) |
: |
PT Sun Life Financial Indonesia |
|
6 |
Best Investment Value Growth (Aset di atas Rp 10 Triliun - Rp 25 Triliun) |
: |
PT Asuransi Jiwa Sequis Life |
|
7 |
Best Risk Based Capital 2023 (Aset di atas Rp 10 Triliun - Rp 25 Triliun) |
: |
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk |
|
8 |
Best Risk Based Capital 2023 (Aset di atas Rp 5 Triliun - Rp 10 Triliun) |
: |
PT Avrist Assurance |
|
9 |
Largest Investment Return in Five Years for Social Insurances |
: |
BPJS Ketenagakerjaan |
Proses Seleksi
Disampaikan Ketua Tim Juri Investortrust Best Insurance 2024, S Budisuharto, untuk dapat masuk dalam proses pemeringkatan, perusahaan asuransi harus memenuhi kriteria seleksi awal antara lain Laporan Keuangan 2023 yang sudah diaudit dan tidak mendapat opini disclaimer, dan ekuitas tahun 2023 di atas Rp 100 miliar, tidak menderita rugi di tahun 2023, dan memiliki rasio solvabilitas (RBC/Risk Based Capital) di tahun 2023 minimal 120% seperti yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan, serta tidak dalam kondisi PKU, run-off, atau masa transisi.
Berikutnya perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria seleksi awal akan dinilai berdasarkan kriteria pemeringkatan antara lain:
1. Pertumbuhan Aset Rata-rata (2019-2023)
2. Pertumbuhan Ekuitas Rata-rata (2019-2023)
3. Pertumbuhan Jumlah Investasi Rata-rata (2019-2023)
4. Pertumbuhan Premi Rata-rata (2019-2023)
5. Pertumbuhan Premi Neto Rata-rata (2019-2023)
6. Pertumbuhan Hasil Investasi Rata-rata (2019-2023)
7. Pertumbuhan Pendapatan Rata-rata (2019-2023) - Asuransi Jiwa
8. Pertumbuhan Hasil Underwriting Rata-rata (2019-2023) - Asuransi Umum
9. Pertumbuhan Laba Bersih Rata-rata (2019-2023)
10. Rasio Biaya Akuisisi terhadap Premi Neto (Asuransi Jiwa).
Berikutnya perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria seleksi awal akan dinilai berdasarkan kriteria pemeringkatan antara lain: 1. Pertumbuhan Aset Rata-rata (2019-2023), 2. Pertumbuhan Ekuitas Rata-rata (2019-2023), 3. Pertumbuhan Jumlah Investasi Rata-rata (2019-2023), 4. Pertumbuhan Premi Rata-rata (2019-2023), 5. Pertumbuhan Premi Neto Rata-rata (2019-2023), 6. Pertumbuhan Hasil Investasi Rata-rata (2019-2023), 7. Pertumbuhan Pendapatan Rata-rata (2019-2023) untuk Asuransi Jiwa, 8. Pertumbuhan Hasil Underwriting Rata-rata (2019-2023) untuk Asuransi Umum, 9. Pertumbuhan Laba Bersih Rata-rata (2019-2023), 10. Rasio Biaya Akuisisi terhadap Premi Neto (Asuransi Jiwa), 11. Rasio Underwriting terhadap Premi Neto (Asuransi Umum), 12. Pangsa Pasar Premi Neto 2023, 13. ROA (Return on Asset), 14. ROE (Return on Equity), 15. TATO (Total Asset Turnover), 16. RBC (Risk Based Capital) 2023. 17. Rasio Kecukupan Investasi 2023.
Baca Juga
Best Insurance 2024, Penghargaan Asuransi Pertama dari Investortrust.id
Pada proses awal seleksi, telah masuk data dari 148 perusahaan asuransi. Pada proses seleksi berikutnya industri asuransi dan reasuransi syariah dikecualikan dalam penilaian karena indikator yang tidak apple to apple dengan industri konvensional, serta pertimbangan bahwa pemeringkatan industri keuangan syariah akan digelar di ajang yang berbeda, sehingga perusahaan yang dinilai menyusut menjadi 132 perusahaan.
Berikutnya jumlah perusahaan yang diseleksi kembali menhyusut menjadi 109 perusahaan dengan mengeluarkan perusahaan yang belum melansir hasil laporan keuangan audited, serta perusahaan dengan aset di bawah persyaratan minimum yang ditetapkan tim juri.
Perusahaan yang lolos seleksi berikutnya dijaring kembali dengan parameter rasio solvabilitas minimum 120% dan perusahaan yang masih menikmati laba di tahun 2023, sehingga total perusahaan yang lolos seleksi untuk diikutsertakan dalam penilaian menyusust menjadi 88 perusahaan.
Pada akhirnya sebanyak 36 perusahaan ditetapkan sebagai perusahaan asuransi terbaik berdasarkan kelas aset, dan satu perusahaan asuransi jiwa di antaranya berhasil mendapatkan dua penghargaan, baik dari kelas aset maupun penghargaan khusus, yakni PT PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
“Harapan kami dengan digelarnya ajang pemeringkatan dan pemberian penghargaan pada industri asuransi lewat Investortrust Best Insurance 2024 ini, akan memberikan motivasi pada para pelaku industri untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada tertanggung, dan juga akan menjadi tolok ukur pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan kinerjanya,” kata Budisuharto.

