Astra Financial Maksimalkan Ekosistem Grup Astra, Layani Lebih 30 Juta Nasabah
JAKARTA, Investortrust.id - Astra Financial sebagai brand divisi layanan keuangan PT Astra International Tbk memaksimalkan ekosistem dari Grup Astra di bisnis layanan finansialnya digitalnya, sehingga perusahaan tak harus lakukan strategi ‘bakar uang’ untuk setiap inovasi dan inisiatif layanan digital finansialnya.
Disampaikan Direktur Astra Financial Handoko Liem, Astra Finansial juga akan terus berevolusi di layanan digital demi memberikan costumer experience, yang pada ujungnya mampu mengerek tingkat profitabilitas.
“Jadi kita nggak mungkin buat inisiatif digital, tapi bakar-bakar (uang), bakar tapi terus nggak sustain ke depannya,” kata Handoko dalam kesempatan diskusi Investortrust Power Talk Financial Series bertema “Big data and Artificial Intelligence, Era Baru Membangun Ekosistem Perbankan Digital” yang digelar Investortrust.id di Financial Hall, Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Baca Juga
Dalam kesempatan tersebut, Handoko menyebut dengan melayani lebih dari 30 juta rakyat Indonesia, Astra Financial sejatinya telah melayani para unique customer dan bagian dari penduduk produktif yang termasuk dalam 60-70 persen populasi Indonesia saat ini. “Jadi kita sudah melayani lebih dari 15-20 persen (penduduk produktif),” ujarnya seraya membenarkan bahwa Astra Financial tak semata melayani para nasabah atau konsumen di lingkup Grup Astra, namun juga masyarakat umum.
Sebelumnya dalam sejumlah kesempatan, Astra Financial memaparkan telah melayani lebih dari 31,2 juta pelanggan yang didukung oleh lebih dari 22 ribu karyawan dan 912 jaringan di seluruh Nusantara. Astra Financial mengelola 14 entitas bisnis di 8 industri Grup Astra, di antaranya sektor pembiayaan lewat FIFGROUP, ACC, TAF, SANF dan KAF, Asuransi lewat Asuransi Astra dan Astra Life, lalu sektor Perbankan lewat Bank Jasa Jakarta, Uang Elektronik dengan AstraPay, serta Teknologi Finansial dengan Maucash, hingga Digital Ventura lewat Moxa dan SEVA.
Kemudian dari sisi pengamanan siber dan penerapan personal data protection, tiap unit-unit bisnis yang tergabung dalam ekosistem Astra Grup menurut Handoko pihaknya telah berkolaborasi dengan customer consent yang sama, serta menerapkan data loss prevention system dengan mengadopsi teknologi dan standar internasional terbaru yang akan memastikan keamanan data yang dikelola perusahaan.
Baca Juga
“Jadi semua unit-unit bisnis yang ada di Astra telah mengadopsi ISO 27001. Kemudian juga terkait dengan keamanan data, kita juga ada data loss prevention system yang kita terapkan,” ujar Handoko.
Dalam hal keamanan siber, lanjut Handoko, Astra Financial dan ekosistem Asrta Group telah mengadopsi National Institute of Standards and Technology for Cybersecurity yang memberikan panduan bagaimana menggidentifikasi, mendeteksi dan merespons hingga me-recover jika terjadi ancaman kebocoran data atau breaching. “(Panduan) ini telah diterapkan baik front end, middleware maupun back end di semua aplikasi yang ada di Astra Financial,” tandas Handoko.

